oleh

Korban Mayoritas Anak-anak

Belakangan diketahui kehidupan rumah tangga pelaku dengan istrinya sudah tak lagi harmonis. Keduanya sudah pisah ranjang kurang lebih tiga tahun.

Linar mengaku, sejumlah kasus asusila yang terjadi selama ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya lingkungan keluarga dan penggunaan gadget. “Penggunaan gadget yang tidak terkontrol itu bisa menjadi bumerang sendiri bagi anak-anak. Seharusnya perlu ada pembatasan,” tegas polwan berjilbab ini.

Baca Juga:  Basarnas Jelaskan Kronologi Tenggelamnya KMP Yunicee: Ada Korban Meninggal

Apalagi, melalui gadget semua informasi kini sudah bisa diakses. Anak-anak bisa dengan bebas melihat sejumlah konten yang diinginkan. Yang dikhawatirkan adanya konten-konten terselubung untuk orang dewasa.

Karena itulah, perlu peran serta aktif orang tua dalam membimbing anak-anaknya. Orang tua harus sesering mungkin memantau aktivitas anaknya ketika di rumah maupun di luar rumah. “Ketika berada di rumah bisa diajak berkomunikasi tentang aktivitas apa saja yang sudah dilakukan sepanjang hari,” terang perwira berpangkat satu balok ini. (*)

Baca Juga:  Stop! Kekerasan dalam Penegakan PPKM Darurat, Anis Matta Bilang Begini

(rt/kan/alwk/JPR)