oleh

UMKM Harus Tembus Pasar Global

JAKARTA – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI terus mendorong tiap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk lebih meningkatkan daya saing hingga pada tingkat pasar global hal ini berkaitan dengan peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2021.

“Sektor ekonomi kreatif mempunyai potensi besar menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia ke depan,” kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Laoly, di Jakarta, Senin.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Pelaku UMKM, Menteri BUMN dan Dirut BRI Kunjungi Pengusaha Mikro di Lampung

Indonesia mencatatkan kontribusi kekayaan intelektual sebesar Rp1.105 triliun pada 2019 atau sekitar tujuh persen dari rata-rata produk domestik bruto (PDB) dengan serapan tenaga kerja sebanyak 17 juta orang selama satu tahun.

Menkumham Yasonna Laoly mengatakan capaian kekayaan intelektual pada PDB tersebut menempatkan Indonesia pada posisi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. “Dalam persentase kontribusi ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual terhadap PDB,” ujar Yasonna.

Baca Juga:  Pulihkan Ekonomi, BRI Salurkan Kredit Mikro Hingga 45%

Capaian itu sejalan dengan visi Presiden dan Wakil Presiden yang menginginkan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual sebagai poros baru ekonomi nasional di era digital, serta mewujudkan Indonesia menjadi negara terbesar dalam sektor ekonomi digital.

“Ini juga menjadi indikasi bahwa sektor ekonom kreatif berbasis kekayaan intelektual tidak bisa diremehkan. Sebab, berdampak nyata pada ekonomi nasional,” kata Menteri yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga