oleh

Kasus Covid-19 di Cimahi Meningkat, PPKM Mikro Diperpanjang

“Banyak faktornya mungkin karena sekarang solat tarawih berjamaah dilaksanakan di masjid. Tapi saya lihat pelaksanaan shalat tarawih sudah sesuai protokol kesehatan. Mungkin juga karena kemarin kasusnya sempat menurun, jadi warga merasa aman. Kelengahan dari masyarakat juga bisa, pandemi Covid selesai dan sebagainya, sehingga abai protokol kesehatan,” bebernya.

“Kemarin ya ada kenaikan sehingga perlu adanya penekan untuk disiplin,” tegasnya.

Hasil rapat evaluasi PPKM Mikro di Kota Cimahi yang dihadiri oleh Forkopimda Cimahi sesuai instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 9 tahun 2021 menunjukkan bahwa PPKM Mikro diperpanjang mulai dari 30 April hingga 3 Mei 2021.

Baca Juga:  Kapolsek Cimanggis Sebut Hasil Swab Test Bagi Warga Pendatang Baru Semuanya Nonreaktif

Kemudian, Ngatiyana juga menjelaskan sedikit instruksi mengenai pelaksanaan pelarangan mudik.

“Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri bagi pemudik yang melanggar aturan tidak membawa surat jalan atau surat dinas yang kemudian juga tidak seijin lurah atau kepala memasuki cara lain maka pilihannya hanya dua kembali atau di karantina,” tegasnya.

“Karantina ini adalah selama 5 x 24 jam. Dan biaya dibayar oleh pelanggar atau masyarakat yang melakukan pelanggaran. Sanksinya jelas dan tegas, bukan wilayah yang tapi biaya sendiri,” tambahnya.

Baca Juga:  Evaluasi PTM di Cimahi, Begini Penjelasan Disdik

Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak diperkenankan untuk mudik atau mudik di luar provinsi juga kabupaten atau kota karena akan diberikan sanksi disiplin yakni hukuman disiplin yang sifatnya ringan, sedang, maupun hukuman yang berat.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga