oleh

Mantan Wapres, Mantan Menteri, Hingga Epidemiolog Dukung BPOM Terkait Vaksin Nusantara

JAKARTA – Nama mantan wakil presiden Boediono hingga ahli seperti Prof Akmal Taher dan Prof Herawati Sudoyo ada di antara nama tokoh nasional yang menyampaikan dukungan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyusul tekanan terhadap lembaga itu terkait polemik mengenai vaksin Nusantara.

Pernyataan Terbuka “Tim BPOM, Majulah Terus!” yang disampaikan secara virtual di Jakarta, Sabtu, didukung oleh 105 tokoh, termasuk mantan pejabat pemerintah, pengusaha, pengacara, ahli, pegiat seni dan kebudayaan, dan pegiat antikorupsi.

Selain mantan wakil presiden RI Boediono, mantan menteri pertambangan dan energi Kuntoro Mangkusubroto, mantan anggota tim pakar Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Prof Akmal Taher, dan Wakil Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Bidang Riset Fundamental Prof Herawati Sudoyo.

Dukungan bagi BPOM juga disampaikan oleh epidemiolog Ines Irene Atmosukarto dan Pandu Riono, mantan komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas, Arief T Surowidjojo yang berprofesi sebagai pengacara, dan pegiat Natalia Soebagjo.

Anggota Transparency International Indonesia (TII) Natalia Soebagjo saat membacakan pernyataan terbuka mengatakan bahwa setiap penelitian vaksin perlu diputuskan oleh lembaga negara yang memiliki otoritas, dalam hal ini BPOM.

Tokoh-tokoh yang menyampaikan dukungan kepada BPOM percaya pada integritas keilmuan dan independensi BPOM.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga