Durasi Puasa di Setiap Negara Termasuk Indonesia

Durasi Puasa di Setiap Negara Termasuk Indonesia
Arsip Foto. Tim Astronomi dan Ilmu Falak dari MAN 1 Solo melakukan pengamatan hilal (rukyatul hilal) menggunakan teleskop di laboratorium sekolahdi Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2020). Rukyatul hilal dilakukan untuk menetapkan awal bulan Ramadhan 1441H. (ANTARA FOTO/Maulana Surya/aww)
0 Komentar

JAKARTA – Umat Muslim di seluruh dunia tengah bersiap menjalani ibadah puasa Ramadan 1442 Hijriah pada Rabu (14/4/2021) waktu setempat.

Dalam menjalankan ibadah puasa tersebut, durasi yang harus dilalui oleh setiap negara berbeda-beda. Ada yang mencapai 20 jam dan untuk durasi tercepat sekitar 11 jam.

Dikutip dari The National News dan Gulf News, Senin (12/4/2021), durasi puasa terlama pada Ramadan tahun ini ada di Norwegia, Greenland dan Finlandia. Sedangkan negara dengan waktu puasa tersingkat antara lain Selandia Baru, Argentina dan Afrika Selatan.

Baca Juga:Persib Kurang Beruntung di Babak KeduaMuncul 5 Gejala Ini? Waspada Asam Urat yang Bisa Memicu Penyakit Lainnya

Bagi para Muslim yang berada di negara-negara dengan durasi puasa terlama, maka para ulama menganjurkan supaya mereka bisa mengikuti patokan waktu sahur dan berbuka di negara lain, seperti di Arab Saudi.

Berikut rangkuman perkiraan durasi puasa di berbagai negara dan wilayah dari yang paling singkat hingga paling lama.

– Selandia Baru, Argentina, Afrika Selatan: 11.5 jam

– Singapura, Indonesia: 13.5 jam

– Senegal : 14 jam

– Thailand: 14 jam

– India, Hong Kong, Oman, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab: 15 jam

– Mesir, Yerusalem, Kuwait: 15.5 jam

– Jepang, Maroko, Pakistan, Iran, Libanon, Amerika Serikat: 16 jam

– Spanyol, China, Turki: 16.5 jam

– Prancis, Rusia, Kanada, Afghanistan: 17 jam

– Swiss: 18 jam

– Polandia, Inggris: 18.5 jam

– Jerman: 19 jam

– Norwegia, Finlandia, Greenland: 20 jam

(fin.co.id)

0 Komentar