oleh

Dianggap Hanya Untungkan BTS, 26 Agensi Protes dan Tolak Tegas UU Penundaan Wamil

JAKARTA – Diketahui, total sebanyak 26 agensi protes dan menolak mentah-mentah peraturan pemerintah tentang perubahan undang-undang terkait penundaaan wajib militer (wamil). Hal ini dilanjutkan dengan pihak Korea Music Content Association (KMCA) yang baru-baru ini mengklaim bahwa mereka tidak menyetujui dan mengajukan keberatan tertulis mengenai adanya revisi undang-undang yang menyatakan wajib militer dapat ditunda.

Diketahui wajib militer akan berlaku secara efektif mulai 23 Juni ditahun ini. Dengan ini, KMCA menyatakan bahwa menurut pasal 12-3 bahwa keputusan penegak undang-undang dinas militer sangat tidak realistis, hingga pada 1 April mereka melanjutkan ijin keberatan tertulis pada pihak Militer Pertanahan Nasional. Dalam hal ini KMCA telah mengajukan keberatan atas nama 26 label agensi terdaftar. Mereka menyatakan, “KMCA bersama 26 agensi meminta agar UU Dinas Militer berkontribusi pada pengembangan K-Pop dan peningkatan kebanggaan nasional.”

Perlu diketahui, revisi Undang-Undang Dinas Militer yang dimaksud berisi bahwa pernyanyi dengan popularitas tinggi dapat menunda wamil hingga usia 30 tahun dengan beberapa syarat yakni  harsu mendapat rekomendasi oleh Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata. Terakhir bahwa penyanyi adalah penerima penghargaan ‘Order of Cultural Merit’.

KMCA mengakui bahwa tidak masuk akan untuk syarat terakhir untuk penerimaan penghargaan ‘Order of Cultural Merit’. “Tidak masuk akal jika mendasarkan kualifikasi pada ‘Order of Cultural Merit’. Hampir tidak mungkin bagi individu yang berusia 20-an bisa menerima penghargaan ini, karena salah satu kriteria untuk medali ini ialah harus aktif di bidang budaya dan seni pop dan telah berkarya selama lebih dari lima belas tahun.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga