SUMEDANG – Seluruh peserta didik serta keluarga besar Kampus IPDN lakukan proses vaksinasi Covid-19 di Gedung Balairung Rudini IPDN, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang pada Rabu (7/4).
Vaksin Sinovac sejumlah 6.500 dosis disiapkan untuk Rektor IPDN Hadi Prabowo, serta praja dan civitas academica IPDN, oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).
Tak hanya IPDN, Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Regional Bandung dan Puslatbang PKASN LAN RI juga turut serta dalam proses vaksinasi yang bertempat di Kampus IPDN.
Baca Juga:Soal Salat Tarawih Berjamaah di Masjid, Pemkot Bandung Bakal Kaji Teknis PelaksanaannyaBanyak Persoalan Selama PJJ, MTsN 5 Ujungjaya Sumedang Berharap PTM Segera Dimulai
“Pelaksanaan vaksinasi ini sendiri dilakukan secara bertahap mulai tanggal 7 sampai 9 April 2021. Dengan jumlah total peserta yakni sejumlah 5.658 orang,” kata Hadi kepada wartawan pada Rabu (7/4).
Jumlah tersebut terdiri atas 3.960 orang praja, 1.273 orang pegawai IPDN di antaranya ASN sejumlah 792 orang. Serta Tenaga Harian Lepas (THL) sejumlah 481 orang.
Kemudian 300 orang pegawai LAN Puslatbang PKASN dan 125 orang pegawai PPSDM Kemendagri Regional Bandung.
“Proses vaksinasi hari pertama dilakukan terhadap 1.882 orang. Disusul hari kedua sebanyak 1.882 orang dan hari terakhir sejumlah 1.894 orang,” ujarnya.
Rektor IPDN yang turut menerima vaksin hari pertama menyatakan proses vaksinasi merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19 di Indonesia.
“Proses vaksinasi ini merupakan panduan dari Menteri Kesehatan RI dan juga usulan dari Bapak Mendagri untuk seluruh komponen Kemendagri,” ucapnya.
Rektor IPDN berharap vaksinasi tersebut dapat membentuk kekebalan imun tubuh.
“Semoga setelah melaksanakan vaksinasi, IPDN turut serta dalam membangun kekebalan kelompok atau herd immunity. Yang pada akhirnya akan dapat membantu dalam memutus rantai penyebaran atau penularan Covid-19,” imbuhnya.
Baca Juga:Jelang Bulan Ramadhan, Pemkot Bandung Resmi Terbitkan Izin Pelaksanaan Salat TarawihDPR RI Akui Tugas Pemerintah Kian Berat
Proses Pelaksanaan Vaksinasi
Proses pelaksanaan vaksinasi di IPDN itu berawal dengan proses administrasi data peserta vaksinasi. Kemudian peserta vaksin akan menuju meja selanjutnya untuk melakukan pengecekan suhu tubuh, tensi dan lain-lain. Setelahnya peserta akan menuju meja pemberian vaksin.
Vaksinator pada proses vaksinasi ini merupakan tenaga kesehatan gabungan. Mereka berasal dari Kemenkes, Kemendagri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Poliklinik IPDN, Poliklinik LAN, Poliklinik PPSDM dan Ikatan Apoteker Indonesia.
