oleh

Nadiem Makarim: Pembelajaran Tatap Muka Sudah Bisa Dimulai

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengumumkan sekolah diperkenankan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Namun, harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan kombinasi dengan pembelajaran jarak jauh.

“Setelah pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan divaksinasi COVID-19 secara lengkap, satuan pendidikan wajib menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas,” ujar Nadiem dalam pengumuman Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 yang dipantau di Jakarta, Selasa, (30/3).

Satuan pendidikan wajib memenuhi daftar periksa sebelum memulai layanan pembelajaran tatap muka terbatas. Pembelajaran tatap muka terbatas berbarengan dengan pembelajaran jarak jauh untuk memenuhi protokol kesehatan.

5 Tahapan Penting Sebelum Pemberlakuan PTM

“Pembelajaran tatap muka terbatas ini dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh karena rotasi. Orang tua dapat memutuskan kalau mereka tidak nyaman. Mereka boleh memutuskan anaknya PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) atau dia kembali ke kelasnya,” ucapnya.

Walaupun satuan pendidikan sudah memulai pembelajaran tatap muka terbatas, keputusan anaknya ikut PJJ atau PTM tetap dari orang tua.

“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kanwil dan kantor Kemenag wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan,” jelas dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga