oleh

Covid-19 Masih Merebak, Kemenag KBB Sambut Baik Usulan Salat Tarawih Dua Shift

NGAMPRAH – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyambut baik usulan agar pelaksanaan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid pada bulan suci ramadhan bisa dilakukan secara bergiliran atau dua shift.

Seperti diketahui Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla menyampaikan dalam hal pelaksanaan ibadah shalat tarawih pada bulan suci ramadhan bisa dilakukan secara bergiliran. Ini karena daya tampung masjid yang dibatasi dari daya tampung sebenarnya dan masih merebaknya kasus Covid-19 yang harus diantisipasi umat muslim.

Baca Juga:  Soal Dua Hari Besar Keagamaan, Begini Tanggapan Ngatiyana

Kepala Kemenag Kabupaten Bandung Barat, Ahmad Sanukri mengatakan, usulan yang disampaikan oleh DMI tersebut sangat baik mengingat tahun lalu pun tak dilakukan salat tarawih sepanjang ramadhan.

“Saya sangat setuju dengan usulan salat Tarawih dibagi dia shift. Sebab arahnya kan agar jangan sampai ada penumpukkan jamaah yang terkonsentrasi di satu waktu,” kata Ahmad saat dihubungi, Jumat (26/3).

Pertimbangannya saat ini kondisi di masyarakat masih belum sepenuhnya normal akibat pandemi Covid-19 yang masih merebak.

Baca Juga:  MUI Kota Bandung Siap Sediakan Teks Khotbah Beserta Penceramah Salat Idulfitri

“Oleh karena itu masih tetap harus ada pembatasan orang ketika melakukan aktivitas termasuk kegiatan keagamaan. Tapi masyarakat sudah pahan dan kebanyakan rindu dengan salat tarawih saat ramadhan,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga