oleh

Bintang Dunia

Mula-mula saya tidak tahu apa arti Tsingshan. Kok Mr Xiang mendirikan perusahaan dengan nama Tsingshan.

Yang saya tahu itu bukan nama Mandarin. Lalu saya cari tahu apa nama Mandarin perusahaan Mr Xiang itu. Ketemu: 青山. Dalam huruf latin mestinya ditulis Qingshan. Artinya: bukit yang tenang. Tapi ejaan itu menjadi Tsingshan, kemungkinan ikut ejaan Taiwan.

Di Tiongkok nama lengkap perusahaan itu: 青山控股集团. Artinya: Grup Holding Gunung Tenang.

Mengapa ejaan latinnya ikut Taiwan itu karena letak kampung halaman Mr Xiang memang di seberang pulau Taiwan. Yakni di Kabupaten Wenzhou, masuk provinsi Zhejiang. Atau itu ikut ejaan lama sebelum ada standardisasi ejaan baru di Tiongkok.

Baca Juga:  Hujan Juli

Mr Xiang awalnya memang pengusaha kecil di Kabupaten Wenzhou. Ia menjadi pemasok salah satu unsur kecil untuk pintu mobil. Yakni bagian yang terbuat dari stainless steel.

Kabupaten Wenzhou memang pusat industri kecil di Tiongkok –seperti Sidoarjo dulu. Pun sejak sebelum ekonomi Tiongkok dibuka, ekonomi Wenzhou sudah berkembang.

Ketika di seluruh Tiongkok sibuk dengan politik dan revolusi (1965-1975) penduduk Wenzhou tetap asyik berdagang. Mereka sampai menciptakan infrastruktur keuangan sendiri –di luar sistem bank. Itulah sistem kredit bawah tanah –di Indonesia disebut rentenir. Di Wenzhou rentenir tumbuh sangat subur. Pun sampai sekarang. Ketika sistem perbankan di Tiongkok sudah demikian majunya sistem keuangan bawah tanah itu masih subur di sana.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga