oleh

Pasar Hewan Tanjungsari Kabupaten Sumedang Tetap Produktif di Tengah Pandemi

SUMEDANG – Pasar hewan di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang tetap beroperasi di tengah pandemi Covid-19.

Meskipun demikian, pengurus pasar tetap menerapkan protokol kesehatan dan mewajibkan para penjual serta pembeli yang datang agar menggunakan masker.

Dedi Suwandi PLT Kepala UPTD Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang mengatakan bahwa ia beserta pihaknya mengikuti aturan pemerintah dalam mengelola pasar di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Penjelasan Vicky Prasetyo tentang Kabar Kehamilan Kalina

“Mengikuti aturan pemerintah, cuci tangan, pakai masker. Memang buat awal-awal sangat sulit,” kata Dedi saat diwawancara di pasar domba Tanjungsari, Sumedang pada Sabtu, (13/3).

Dedi mengakui bahwa para penjual domba dan sapi saat awal aturan wajib menerapkan prokes selalu menolak. Namun saat ini para penjual sudah terbiasa menggunakan masker.

“Tapi setelah makin nyata kasus Covid, mereka makin sadar sendiri. Cuma emang kadang jadi dilepas, untuk di pasar hewan ‘kan interaksi langsung, kadang tidak sadar suka buka masker,” ujarnya.

Baca Juga:  Telan Anggaran Rp 18 Miliyar Alun-alun Majalengka Berubah Wajah

 

Perubahan Sistem Jual-Beli di Pasar Hewan Kecamatan Tanjungsari

Kemudian dalam penuturannya, ia menjelaskan sistem jual beli domba atau sapi, nantinya di pasar hewan Tanjungsari akan dibentuk sistem online.

“Rencana ke depan akan dilakukan sistem offline dan online. Untuk offline di hari Selasa dan Sabtu. Nah kalau online di hari biasanya,”imbuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga