Tanggul Jebol, Sejumlah Pemukiman Tergenang Akibat Luapan Sungai Cilamaya

Tanggul Jebol, Sejumlah Pemukiman Tergenang Akibat Luapan Sungai Cilamaya
0 Komentar

BLANAKAN– Sungai Cilamaya di Desa Cilamaya Hilir kembali meluap. Selain curah hujan tinggi, ada titik tanggul pembatas sungai yang alami jebol.

Danramil Ciasem, Kapten Inf Herry Arfiantono mengatakan, Sabtu (20/2), air dari Sungai Cilamaya mulai meluap kepemukiman warga seiring dengan debit air yang terus meningkat serta ada tanggul yang jebol.

“Tanggul pembatas sungai jebol mengakibatkan air mengalir ke pemukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai Desa Cilamaya Hilir,” kata Danramil.

Baca Juga:MPP Kabupaten Sumedang Terus Melayani di Masa PandemiSumedang Targetkan Sistem Merit Raih Predikat ‘Sangat Baik’

Hingga saat ini dapat disampaikan ada dua dusun yang terdampak banjir yakni Dusun Kemurang dan Dusun Wanakersa yang sampai saat ini sudah merendam sebanyak 76 rumah dan 1 sekolah dasar dengan ketinggian ketinggian air 10 cm sampai dengan 45 cm.

“Situas dan perkembangan situasi selanjutnya akan kami laporkan selalu. Hingga saat ini debit Sungai Cilamaya juga terus meningkat,” imbuhnya.

Danramil mengatakan pada masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Pihaknya bersama instansi terkait terus memantau situasi di lapangan.

“Kami masih terus memonitor situasi di lapangan serta bekerjasama dengan Desa dan instansi terkait soal pendataan rumah terdampak,” jelas Kapten Herry.

“Kami standbye dan siap membantu evakuasi Korban yang terkena bencana serta terus memberikan himbauan agar lebih waspada dengan adanya banjir,” imbuhnya. (ygi)

0 Komentar