Enggak Nyangka! Warga Laporkan Oknum Anggota Polri Astanaanyar Atas Dugaan Konsumsi Narkoba

Ilustrasi: Polres Sumedang berhasil ungkap kasus narkotika jenis sabu. (Istimewa)
Ilustrasi: Polres Sumedang berhasil ungkap kasus narkotika jenis sabu. (Istimewa)
0 Komentar

BANDUNG – Petugas Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Barat dan Mabes Polri menangkap Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) dan belasan anggota polisi Astanaanyar pada Selasa, (16/2) atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Penangkapan ini dilakukan atas aduan masyarakat ke Mabes Polri.

Aduan ke Mabes Polri tersebut kemudian diteruskan kepada Propam Polda Jabar. Setelah mendapat aduan tersebut, Propam Polda Jabar menangkap salah seorang anggota Polsek Astanaanyar beserta barang bukti narkotika sebanyak tujuh gram diduga sabu-sabu.

Setelahnya, Propam Polda Jabar melakukan pengembangan dan mengamankan personel lain yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:UKM Kota Bandung Bersinergi dengan Kadin Kota dalam Bakti Sosial Waqaf Al-QuranHindari Polemik, Hubungan Rizieq dengan ISIS Harus Dibuktikan

“Mereka diamankan di sini (Mapolda Jabar). Saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Rabu, (17/2).

Hasil dari pemeriksaan tersebut, Kapolsek dan sejumlah anggota Polri Astanaanyar terkonfirmasi positif narkoba.

“Dari pemeriksaan cek urine yang dilakukan, beberapa di antaranya positif (mengandung narkoba). Kapolsek Astanaanyar positif,”ujar Kombes Pol Erdi.

Kapolsek dan anggota Polri Astanaanyar tersebut diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu. Saat ini, mereka “dipindahtugaskan” ke Propam Polda Jabar, tetapi sebagai tahanan.

Mereka masih menjalani pemeriksaan di Bid Propam Polda Jabar. Jika mereka terbukti mengonsumsi narkoba, ancamannya tidak tanggung-tanggung. Kapolsek dan anggota Polri ini bisa mendapat penurunan pangkat atau dipecat. Hal ini untuk menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas narkoba, termasuk di lingkungan Polri.

“Pimpinan berkomitmen siapapun yang melanggar terutama masalah narkoba. Ancamannya penurunan pangkat atau dipecat,”tutur Kombes Pol Erdi.

0 Komentar