14 Tahun Aksi Kamisan: Hidup Korban!

14 Tahun Aksi Kamisan: Hidup Korban!
Sedang dilakukannya orasi di depan Gedung Sate oleh Aksi Kamisan, Bandung
0 Komentar

BANDUNG – Aksi Kamisan yang diselenggarakan di depan Gedung Sate pada hari Kamis (14/1), diadakan oleh gerakan anak muda kota Bandung yang sadar akan HAM (Hak Asasi Manusia).

Kegiatan Kamisan ini bertujuan untuk mengusut kembali dan kembali menyegarkan ingatan tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dimasa lalu dan masa sekarang.

Salah satu lapakan kolektif ada dari Pasar Gratis yang ikut bergabung dalam aksi ini.

Baca Juga:Bandung Wetan Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan Saat Penyaluran BST Pos Giro Tahap 10Presiden Turki Erdogan Juga Disuntik Vaksin COVID-19 Sinovac

“Terlebih lagi pada saat masa pandemi ini seperti yang kita tahu telah terjadinya korupsi untuk bantuan sosial, dan itu menambah ketidakpercayaan kita selaku rakyat terhadap pemerintah,”ujar Fayad Syahputra, Anggota Aksi Kamisan.

Aksi Kamisan Bandung ini sedang mengangkat tema 14 Tahun aksi Kamisan (14/1), yang berpusat di Jakarta. Untuk aksi Kamisan Bandung ini sudah berjalan 7 tahun.

Aksi kamisan ini sudah merambah ke beberapa kota seperti Kalimantan, Jogja  dan beberapa kota lainnya. Aksi Kamisan ini dilakukan rutin setiap hari Kamis di seluruh kota yang tersebar di Indonesia untuk mengadakan aksi Kamisan.

“Di dalam aksi Kamisan sendiri biasanya ada teatrikal, kemudian orasi, refleksi intinya itu sih, ke aksi-aksi biasa,”ujarnya

Fayad mengatakan untuk anggota aksi Kamisan ini kebanyakan dari masyarakat. “Sebenarnya ada juga yang mahasiswa cuma di sini kita melepas nama kampus, jadi kita di sini mengatasnamakan sebagai masyarakat,”tuturnya.

Kamisan ini memang konsentrasi di hari Kamis, terkecuali adanya hari-hari besar yang jatuhnya di hari biasa. “Contohnya pada saat kemarin Hari HAM Internasional yang jatuh dihari apa gitu, nah itu kita pasti ada di hari lain. Karena kita konsentrasinya di hari kamis. Kayak pelanggaran HAM Internasional, Mayday atau Hari Buruh, kita pasti ikut aksi untuk solidaritas juga,”ujarnya

Untuk anggotanya sendiri tidak memiliki data kolektif, hanya untuk masyarakat yang sadar akan HAM (Hak Asasi Manusia) khususnya di aksi Kamisan dipersilakan ikut. (Mg1)

0 Komentar