oleh

Supardi Cemburu dengan Kompetisi Negara Lain

BANDUNG – Pemain senior Persib Supardi akui memiliki rasa cemburu melihat kompetisi negara lain mampu berjalan meski di tengah wabah Covid-19. Liga Indonesia diputuskan ditunda hingga awal tahun 2021 karena kasus Korona masih melonjak, ditambah akan adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember ini.

Padahal semula liga didesain berjalan 1 Oktober lalu ditunda ke 1 November. Rencana itu gagal karena tak turun izin keamanan dari Kepolisian Republik Indonesia. Pemain pun terpaksa harus menerima dan mengerti akan situasi itu, padahal para pemain Persib sudah melakukan persiapan cukup baik sedari Agustus.

Baca Juga:  Soal Pelaksanaan Salat Idulfitri Tahun Ini, Ridwan Kamil: Digelar Sesuai Syariat

“Ya tentu ada lah rasa itu. Semua bisa menggelar kompetisi tapi kita yang notabene harusnya tanpa penonton tapi tidak bisa terlaksana, tapi ada rasa cemburu lah. Tetapi ada kemaslahatan yang lebih besar oleh kebijakan pemerintah,” papar Supardi dilansir dari simamang.com.

Liga-liga di Asia Tenggara memang melanjutkan kompetisi 2020 walau dengan beberapa penyesuaian. Seperti pertandingan tanpa penonton dan perubahan format. Liga Malaysia melanjutkan kompetisi dengan satu putaran atau single round-robin. Liga Thailand berjalan mengubah musim kompetisi jadi 2020/2021.

Baca Juga:  1.829 PTK Mengikuti Program Vaksinasi Kewilayahan di Kecamatan Cicendo

Beberapa waktu lalu PSSI menerbitkan surat resmi terbaru terkait lanjutan kompetisi. Menegaskan liga akan digelar pada Februari 2021. Namun belum diketahui tanggal kick-off dan bagaimana format kompetisi nanti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga