BANDUNG – Sebanyak 15 orang pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung dikabarkan terpapar Covid-19. Kepastian ini setelah Dirut PDAM Sonny Salami memberikan keterangannya kepada wartawan, Rabu, (18/11).
Sebelumnya tersiar pesan singkat melalui grup Whatsapps yang menyatakan bahwa salah satu Direktur Air Minum (Diram), Adi Tytianto meninggal karena terpapar Covid-19. Namun, informasi tersebut adalah hoax. Sebab, Diram meninggalkarena sebelumnnya ada penyakit yang menyertai.
Sonny mengungkapkan, sejauh ini ada 14 pegawai menjalani isolasi secara mandiri di Gedung Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Jawa Barat di Cimahi
Baca Juga:Peserta Diklat Sadhesa Berkomitmen Tebarkan Komitmen Terbar Cintai AlquranHarga Telur dan Cabai Mulai Merangkak Naik
’’Mereka diketahu positif setelah melakukan tes Swab sebagian besar gejala ringan seperti batuk dan flu, tapi yang empat orang OTG (orang tanpa gejala). Dari semua itu tidak ada homorbit,’’kata Sonny.
Dia mengetahui ada pegawai yang terpapar covid-19 pada awal November. Waktu itu ada pegawai yang menderita flu. Kemudian di Rapid tes hasilnya reaktif. Setelah itu di tes Swab dan hasilnya positif.
Sedangkan untuk pegawai lainnya, diketahui positif Covid-19 setelah mengikuti kegiatan focus discussion group (FGD) yang diselenggarakan PDAM Tirtawening.
’’Salah seorang peserta FGD terkonfirmasi covid-19, lalu dilakukan penelusuran atau tracing dengan hasil 9 orang yang mengikuti kegiatan tersebut positif covid-19,’’kata dia.
“Seluruh peserta FGD yang berjumlah 30 orang. Ada 9 orang yang positif, jadi total seluruh yang positif ada 15 orang,” tambah dia lagi.
Sonny menambahkan,untuk pelayanan PDAM Tirtawening sejauh ini masih tetap berjalan. Namun dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
’’Untuk pembayaran tagihan bisa melalui ATM dan Minimarket,’’tutup dia. (mg7/yan)
