oleh

Usut Tuntas Pungli Dana BOP

BANDUNG – Politisi asal Fraksi PKS DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya meminta Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk mengusut tuntas temuan dugaan pungli dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang seharusnya disalurkan ke pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).

Pungli tersebut dilakukan oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai koordinator di Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Ngatiyana: ASN Harus Bisa Tingkatkan Kinerja

Dirinya mengaku sangat terenyuh dan kaget ketika mendengar kabar dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab tersebut. Pasalnya, dana tersebut merupakan dana untuk pesantren dan telah diketahui dunia pendidikan sangat terpukul dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Kok hari gini masih ada langkah-langkah yang sangat merugikan masyarakat (pungli untuk pesantren dan MDT,” ujar Gus Ahad, sapaan akrabnya, Senin (5/10).

Baca Juga:  KKB Berulah Lagi, Kini Bakar Rumah Warga dan Tembaki TNI-Polri

Menurutnya, dana tersebut sangat dibutuhkan pihak pesantren serta setelah sekian lama santri libur dan mulai masuk kembali. Lalu ia menyayangkan dugaan dana pungli tersebut adalah dana institusi pendidikan, dalam hal tersebut Kementerian Agama (Kemenag).

“Sangat menyakitkan hati, saya sebagai wakil rakyat meminta Pemerintah Jabar dalam hal ini Tim Saber Pungli supaya mendalami dan memberikan langkah tegas untuk membuat jera para oknum,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga