Musda Golkar KBB Diwarnai Walkout Para Peserta

Musda Golkar KBB Diwarnai Walkout Para Peserta
PROTES: Sejumlah Peserta Musda Partai Golkar KBB membentangkan tulisan kekecewaan lantara menduga adanya kecurangan dalam kegiatan tersebut, Minggu (30/8).
0 Komentar

BANDUNG-DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat menggelar musyawarah daerah (Musda) IV pada Minggu (30/8) di kantor DPD Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung.

Namun peserta Musda IV Golkar KBB memilih walkout dari arena Musda karena mayoritas perserta menilai sejumlah panitia dan utusan di atas DPD Golkar KBB tidak netral dalam menyelenggarakan kegiatan kali ini.

Iip saripudin Koordinator PK Golkar KBB mengungkapkan ketidaknetralan tersebut di antaranya diloloskannya salah satu bakal calon yang secara kualifikasi akademik tidak memenuhi syarat menurut AD ART menjadi bakal calon ketua.

Baca Juga:Komitmen Tangani Covid-19, Wabup KBB Siap Uji Klinis Vaksin SinovacKBB Rawan Kekeringan dan Kebakaran

“Oknum tim verifikasi telah bertindak tidak netral, memihak kepada salah satu calon tertentu dan dengan secara sengaja menjegal Dadan Supardan sebagai salah satu calon padahal telah memenuhi syarat administrasi dan dukungan dari mayoritas pemilik suara,” ungkap Iip, Minggu (30/8).

Ia menyebutkan Tim verifikasi Jabar telah melabrak juklak musda dengan meloloskan calon tertentu yang tidak memenuhi syarat yaitu Fery Pamawisa.

“Sesuai dengan juklak musda yaitu syarat calon harus sudah sarjana dan mengabdi di partai selama 5 tahun berturut. Kriteria tersebut tidak dipenuhi oleh calon tersebut. Tim verifikasi tetap meloloskan calon tersebut,” terangnya.

Selanjutnya perwakilan Pimpinan Pengurus Kecamatan dan pengurus DPD Golkar KBB akan melayangkan surat protes kepada DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, dan DPP Partai Golkar termasuk pada mahkamah Partai.

“Sangat disayangkan forum strategis ini tercoreng dengan syarat rekayasa yang dilakukan oleh oknum pengurus DPD Jabar dan juga campur tangan yang tergabung di tim verifikasi,” ucapnya.

Sementara itu, Syahbandar Dewan Penasehat Partai Golkar Bandung Barat mengaku sangat kecewa lantaran Golkar Kabupaten Bandung Barat selalu menjadi kelinci percobaan dari keserakahan pengurus pengurus di atas.

“Padahal kita berharap musda ini menjadi momentum kebangkitan Golkar di KBB. Dan dipastikan akan semakin membuat partai Golkar semakin terpuruk,” katanya. (mg6/tur)

0 Komentar