oleh

Minta Calon Kepala Daerah Jangan Manfaatkan Bansos untuk Kepentingan Politik

BANDUNG – Anggota Komisi 1 DPRD Jabar H. Sadar Muslihat mengatakan, mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2020 nanti, kepala daerah seharusnya jangan memanfaatkan Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah untuk kepentingan politik.

Dia menilai, Pilkada yang dilaksanakannya di masa Pandemi Covid-19 mengharuskan kampanye terbuka dibatasi. Sehingga, di masa New Normal, Bacalon sebelumnya menjabat dan maju dalam kontestasi Pilkada harus membuat strategi khusus.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Pemkot Cimahi Sebut Kebutuhan Pokok Aman

’’Memanfaatkan kebijakan, penyelewengkan bantuan. Mungkin jadi modus baru. Terlebih, bungkus Mie instan disulap semenarik mungkin. Dihiasi stiker poto calon. Diisi sembako bantuan COVID-19,’’kata Sadar ketika di hubungi Jabar Ekspres, Selasa, (28/7).

Menurutnya, pelanggaran di masa kampanye dan masa tenang besar potensinya. Bukan politik uang. Terlebih, dimasa Covid-19 pemerintah menurunkan Bantuan Sosial untuk masyarakat terdampak. –Diselewangkan.

Ya itu lah ke khawatiran Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Ketakutan terus menghantuinya. Sebab, pemengang kekuasaan–Calon yang sebelumnya menjabat. Memanfaatkan situasi pandemi demi meraup suara rakyat.

Baca Juga:  Kabar Terbaru Mengenai Rencana Pemindahan Ibu Kota RI

“Kepala daerah yang sedang menjabat. Harus menjaga etika. Tidak memanfaatkan dana COVID-19 ini untuk dijadikan kampanye terselubung,” ucap Sadar.

Legislator pemenangan Dapil 4 Kabupaten Cianjur ini, terus mengingatkan terkait pengawasan. Dengan menggunakan dasar hukum Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemilihan Daerah Pasal 76.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga