CIANJUR – Proses pemekaran wilayah Cianjur Selatan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) terus berjalan. Lokasi calon ibu kotanya pun sudah ditentukan yakni di Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang.
Camat Sindangbarang, Djoko Purnomo atas nama warga menyambut baik dengan diprioritaskannya Kecamatan Sindangbarang sebagai calon ibu kota Cianjur Selatan jika menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).
“Tahapan sedang dilaksanakan, alhamdulillah telah terkumpul kesepakatan bersama antara BPD, Kepala Desa dengan tokoh masyarakat terkait pemekaran Cianjur Selatan dan juga terkait persetujuan calon ibu kota Cianjur Selatan yang rencananya di Desa Mekarlaksana,” katanya kepada cianjurekspres.net, Jumat (26/6/2020).
Baca Juga:Ridwan Kamil Shalat Jumat di Masjid Atta’awun Puncak Bogor, Cek Protokol Kesehatan dan Kesiapan Mengikuti AKBJabar – BIN Gelar Tes Masif di Gedung Sate
Djoko mengungkapkan, sudah tersedia tanah negara seluas kurang lebih 40 hektar yang bisa dipergunakan untuk pengembangan kawasan pemerintahan nantinya untuk ibu kota Cianjur Selatan.
“Kami ucapkan terimakasih dan warga Sindangbarang menyambut baik inisiatif Pak Bupati dan Anggota DPRD Cianjur yang mendorong pemekaran Cianjur Selatan, demi terwujudnya peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Adapun potensi yang dapat dikembangkan secara maksimal jika Kecamatan Sindangbarang menjadi ibu kota Cianjur Selatan. Diantaranya, sektor pariwisata ada Pantai Apra dan Pantai Sereg. Lalu ada akses jalan nasional yang sudah dibangun oleh Pemerintah Pusat.
Sedangkan di sektor kesehatan, Rumah Sakit Sindangbarang sedang dalam proses dan akan berjalan pembangunannya. Ditambah akses penunjang seperti sarana publik sudah ada Alun-Alun Sindangbarang dan Masjid Besar Al-Jihad.
Bahkan pusat perkantoran sudah berjalan dan rencananya groundbreaking pembangunan Pendopo Bupati Cianjur Selatan akan dilakukan akhir tahun 2020. Belum lagi ditambah dengan sektor perikanan dan perkebunan menjadi potensi pengembangan.
Disisi lain, akses perbankan juga sudah banyak di Sindangbarang termasuk tersedianya jaringan pipa air milik Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur.
“Sehingga tidak perlu banyak hal lagi yang dibangun dari awal ketika Sindangbarang jadi ibu kota Cianjur Selatan,” tegas Djoko.(Herry Febriyanto)
