Pejabat pemerintahan Trump mengatakan berlanjutnya kebungkaman media Korut mengenai keberadaan Kim memperjelas keprihatinan mengenai kondisinya, dan bahwa informasi tetap minim dari sebuah negeri yang telah lama dianggap oleh intelijen AS seperti sebuah “kotak hitam”.
Deplu AS tak segera menjawab pertanyaan mengenai keadaan itu pada Sabtu.Harian NK, laman berbasis di Seoul yang melaporkan tentang Korut, pada Senin mengutip satu sumber anonim di Korut yang mengatakan bahwa Kim menjalani perawatan medis di kawasan tempat peristirahatan Hyangsan sebelah utara ibukota Pyongyang.
Dikatakan bahwa Kim sedang menjalani pemulihan setelah menjalani operasi jantung pada 12 April. Sejak itu laporan berbagai media Korsel mengutip sumber anonim pekan ini menyebutkan bahwa Kim mungkin berada di kawasan Wonsan.
Baca Juga:PNS dan PPPK Dilarang Cuti Selama Pandemi Covid-19Amerika Serikat Laporkan 50.439 Kematian Lantaran Korona
Pada Jumat, kantor berita setempat Newsis mengutip sumber intelijen Korsel yang melaporkan bahwa kereta khusus untuk Kim terlihat di Wonsan, sementara pesawat pribadi Kim tetap di Pyongyang. Newsis melaporkan Kim mungkin sedang berlindung dari Covid-19, penyakit pernapasan yang diakibatkan oleh virus baru corona.
Kim, yang diyakini berusia 36, hilang dari liputan di media negara Korut sebelumnya. Pada 2014, dia raib lebih dari sebulan, dan TV negara Korut kemudian menunjukkan dia berjalan dengan lemah.
Spekulasi tentang kesehatan Kim Jong Un diperkuat oleh kegemarannya merokok berat dan penampilannya yang terlihat makin gemuk sejak berkuasa dan riwayat keluarga yang mengidap masalah jantung. (reuters/antara)
