oleh

Dewan Maklumi Pemangkasan Anggaran Pendidikan

BANDUNG – Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Aries Supriatna, memaklumi pemangkasan anggaran pendidikan. Pemotongan anggaran ini memgacu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (APBN) 2020. Menurutnya, pemotongan anggaran ini merupakan dampak dari wabah pandemi Covid-19.

“Kalau saya melihat bahwa memang kan sekarang ada situasi darurat Covid-19 maka harus ada upaya-upaya yang sifatnya juga darurat. Kebijakan pemerintah itu merupakan kebijakan yang tepat untuk memfokuskan anggaran kepada penanganan dan penanggulangan wabah Covid-19,” ujar Aries kepada Jabar Ekspres, Rabu (15/4).

Baca Juga:  Wapres Minta Seluruh Ulama Berperan untuk Tanggulangi Covid-19

Aries mengganggap dengan adanya refocusing anggaran di dunia pendidikan harus ada pergeseran kegiatan-kegiatan, sehingga tidak dapat dilaksanakan selama masa darurat Covid-19. Kendati demikian, pergeseran ini jangan sampai mengganggu kepada kegiatan yang dibutuhkan untuk berlangsungnya pembelajaran di dunia pendidikan.

“Wajar ada pemotongan anggaran khususnya di dunia pendidikan. Karena di dunia pendidikan juga ada kegiatan-kegiatan seperti diklat, perjalanan dinas atau segala macem yang tidak mungkin dilaksanakan. Berarti kegiatan itu kan bisa digeser, skala prioritasnya masih bisa ditunda,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dua Dosis Pfizer dan AstraZeneca Diklaim Efektif Hadapi Varian Delta

Terkait adanya pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk Pegawai Negeri Sipil, Aries merasa hal tersebut merupakan bentuk dari rasa kesetiakawanan sosial.  Dia juga berpikir semua pihak pasti memahami terkait adanya pemotongan anggaran oleh Pemerintah Pusat. Mengingat Covid-19 ini bukan hanya mengancam masyarakat, tapi seluruh lapisan termasuk di dalamnya PNS.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga