”Mohon bantuan semua lapisan masyarakat, untuk sama-sama waspada terhadap penyebaran virus corona. Terima kasih kepada komunitas Bripertasa sudah ikut terjun, dengan pengalamannya membantu upaya yang sedang kita lakukan saat ini,” ucap Bupati Dadang Naser.
Tidak lupa bupati pun mengapresiasi masyarakat, yang secara Sabilulungan membuat ramuan disinfektan secara mandiri.
”Dengan berbagai macam bahan, banyak masyarakat melalukan disinfeksi mandiridi rumah, di halaman, atau pun di tempat-tempat pertemuan. Di masjid, di madrasah, di sekolah itu secara mandiri juga banyak dilakukan,” urai bupati.
Baca Juga:BKPSDM Terapkan Layanan OnlineWaspadai Serangan Hoax di Pilkada, PPB Berikan Edukasi Melalui Vlog
Dia pun mengimbau, agar kegiatan pencegahan melalui penyemprotan itu tidak hanya dilakukan sekali saja, namun secara berkala setiap hari, 3 hari atau seminggu sekali.
Pada kesempatan itu, pria yang akrab di sapa Kang DN ini mengungkapkan, bahwasanya kasus virus corona ini menjadi pengingat dan menguji keimanan umat muslim di dunia. Bagi yang beriman kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala, kata Kang DN harus meyakini akan ada hikmah di balik pandemik corona ini.
Kasus corona, ucap Kang DN akan membuat semua umat muslim berdo’a dan berharap pada-Nya. Corona juga akan memberikan kesempatan kepada manusia untuk menyadari bahwa kematian itu nyata dan dekat. Membangunkan manusia untuk senantiasa meminta pengampunan dan pertolongannya.
”Jangan panik dengan situasi ini, namun tetap waspada dan berikhtiar. Mari kita bersama-sama berdo’a, semoga wabah ini segera berlalu, kita Sabilulungan usir Corona dan sambut bulan suci Ramadan yang sebentar lagi akan tiba. Marhaban Yaa Ramadhan..Selamat Datang Ramadan, Selamat Tinggal Corona,” pungkasnya. (adv/yul)
