All England 2020 Laga Terakhir, PBSI Dukung Penundaan Turnamen Badminton BWF

All England 2020 Laga Terakhir, PBSI Dukung Penundaan Turnamen Badminton BWF
LAGA TERAKHIR: Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus (kiri) dan rekannya Kevin (kedua kiri) bersalaman dengan lawannya asal Malaysia usai menang dalam babak perempat final All England Open 2020 di Arena Birmingham, Inggris.
0 Komentar

”Sampai saat ini kami lihat pemain-pemain Indonesia yang ada di Birmingham khu­susnya, merasa prihatin dan waspada untuk tetap men­jaga diri. Mudah-mudahan di antara tim ini semua tidak ada yang terkontaminasi Co­vid-19. Sebetulnya yang agak mengkhawatirkan kemarin adalah tim junior yang baru kembali dari Italia dan Be­landa. Kita lihat saja, mudah-mudahan tidak ada yang terpapar virus,” jelasnya.

Budiharto mengatakan, kon­sentrasi PBSI saat ini adalah menjaga keselamatan dan kesehatan para atlet ofisial dan penonton. Untuk itu PBSI juga akan memper­timbangkan penyelenggara­an turnamen di dalam ne­geri.

”Ada beberapa turnamen yang akan menjadi per­timbangan kami, salah satu­nya adalah Sirkuit Nasional yang akan berlangsung di Purwokerto. Kalau dilihat dari hasil rapat dengan Ke­menpora kemarin, untuk PSSI, Basket dan Voli tetap dipersilahkan untuk tetap berjalan. Namun dengan mengkondisikan tidak terjadi­nya perkumpulan massa, yang memungkinkan terjadinya kontaminasi,” katanya.

Baca Juga:ePaper Jabar Ekspres Edisi 16 Maret 2020Jabar Kembangkan Aplikasi Pelaporan dan Informasi COVID-19

Sementara untuk penyelen­ggaraan Indonesia Open 2020, PBSI masih menunggu per­kembangan situasi dan kon­disi, sambil terus melakukan konsultasi dengan pemerin­tah. Indonesia Open 2020 sendiri dijadwalkan berlangs­ung pada 16-21 Juni 2020 mendatang.

”Kalau kita lihat instruksinya sampai dengan 12 April. Ar­tinya beberapa turnamen setelah itu akan sangat ter­gantung dengan per­kembangan situasi dan kon­disi. Untuk Indonesia Open sendiri, memang kami masih berkonsultasi dengan pemerin­tah, dalam hal ini adalah Ke­menpora dan juga Departemen Kesehatan terkait dengan regulasi-regulasi yang nanti­nya memang tujuan utamanya adalah mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya. (fin/rus)

0 Komentar