oleh

Dansektor 9 Marah Besar PT Combhiphar Masih Buang Limbah Tanpa Diolah

Dansektor 9 Marah Besar PT Combhiphar Masih Buang Limbah Tanpa Diolah

PADALARANG –Satuan Tugas (Satgas) Komandan Sektor (Dansektor) 9 Citarum Harum Kolonel Infantri Amir Mahmud marah besar kepada PT Combiphar. Sebab, perusahaan farmasi tersebut masih melakukan pembuangan limbah tanpa dilakukan pengolahan.

Hal ini diketahui setelah dia melakukan inspeksi mendadak (Sidak) rutin untuk mengecek pembuangan limbah industri-industri dikawasan Padalarang.

Pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang Desa Kertajaya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat itu dilakukan pengecekan satu persatu.

Baca Juga:  Terinspirasi Sang Anak yang Suka Dandan, Ayah Ini Sukses Kembangkan Online Shop Kecantikan

Pada awalnya, Dansektor 9 tidak menemukan aliran pembuangan limbah yang berbahaya. Akan tetapi, setelah melihat langsung saluran pembuangan air boiler, ternyata di langsung dibuang ke sungai.

Melihat kondisi ini, Kolonel inf Amir Mahmud sontak kaget dan langsung menanyakan dengan nada tinggi kepada petugas Ipal PT. Combhipar yang bernama Arif.

’’Ini air dari mana? Ini air buangan dari boiler dan condensate,’’ jawab Arif.

Baca Juga:  Susi Pudjiastuti dan Sejumlah Artis Kecam Lucinta Luna

Pembicaraan seputar pembuangan air tersebut sempat menjadi perdebatan keduannya.

Dan setelah dicek kondisi airnya panas suhunya mencapai 50 derajat Celsius dan diduga limbah yang dikeluarkan sangat berbahaya.

Tidak menunggulama, Dansektor 9 langsung memerintahkan anak buahnya untuk menutup lubang pembuangan dengan semen.

Menanggapi hal itu, Dansektor 9 terlihat kesal, Sebab, hampir tiga tahun berjalan program Citarum harum yang di gagas Presiden Jokowi masih banyak industry yang tidak mau patuh untuk tidak mencemari Sungai Citarum.

Baca Juga:  Perdana! Podomoro Park Hadirkan Boarding School Al-Azhar di Jabar

’’Jadi jangan coba-coba ada Industri main-main dengan Satgas Citarum harum sektor 9 saya akan perangi pencemaran lingkungan,’’tukas Dansektor 9. (yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga