KBB – Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan pihak PT. Jasa Marga sudah menyiapkan perbaikan dan penataan kembali lokasi titik longsor di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Dana yang disiapkan untuk rehabilitasi daerah terdampak itu
berasal dari dana CSR PT. Jasa Marga yang nantinya dipergunakan juga untuk
membantu perbaikan rumah warga yang tertimbun.
“Kemarin sudah rapat dengan Jasa Marga soal dampak
longsor. Jasa Marga dalam dua minggu ini siap untuk mengeluarkan satu tahun
CSR-nya untuk memperbaiki kerusakan,” ungkap Aa Umbara, saat ditemui di
Pemkab Bandung Barat, Jumat (14/2).
Baca Juga:Waduh! Warga KBB masih Masih Nunggak PBB Rp 300 MiliarDisdagkoperin Cimahi Fasilitasi 25 Tenan untuk Berwirausaha
Dia mengatakan, di lokasi longsor masyarakat tidak harus
direlokasi. Melainkan harus ada penataan lagi di lokasi tersebut.
Teknisnya, lokasi longsor itu seharusnya dibeli sebagian
oleh pihak PT Jasa Marga. Kemudian PT. Jasa Marga diminta untuk melakukan
perbaikan lahan dengan penanaman tanaman keras.
“Misalnya, dari tiga hektare yang terdampak, dibeli
satu hektare oleh Jasa Marga kemudian ditanami tanaman keras jangan di pakai
sawah. Kalau di pakai sawah tanah sekarang ini yang dipakai tol gembur
(tanahnya),” tuturnya.
Seperti diketahui, tebing setinggi kurang lebih 20 meter, di
pinggir Jalan Tol Purbaleunyi, mengalami longsor hingga menerjang 10 rumah
warga dan mengancam 80 rumah lainnya di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani,
Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Kejadian longsor itu, terjadi pada Selasa (11/2/2020) malam,
sekitar pukul 19.00 WIB. Selain menimbun rumah warga, material tanah pun
menimbun persawahan dan kolam ikan. (mg6/yan)
