Manajemen Ngebet Miliki Homebase

BANDUNG-Manajemen Persib Bandung tampaknya ingin sekali (ngebet) memiliki homebase untuk tempat latihan bagi pasukan Maung Bandung. Keinginan itu guna menjadikan klub Liga 1 Persib Bandung semakin mapan dan profesional.

Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zainuri Hasyim, menyebutkan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk membuat tempat latihan terpadu yang bisa dijadikan homebase Persib. Sebenarnya, rencana tersebut sudah digaungkan sejak musim lalu. Akan tetapi realisasinya memang belum tersampaikan hingga hari ini. Zainuri menyebut, manajemen sudah memiliki tempat dan anggaran. Hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk memulai pembangunan.

Rencananya, pusat latihan terpadu tim Persib akan dibangun di salah satu lahan kosong di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Lokasinya berdekatan dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Selain lapangan latihan, rencananya akan dibangun juga mess pemain, asrama, dan beberapa fasilitas penunjang latihan lainnya. “Ya satu yang belum adalah kami belum punya homebase. Kalau nanya kapan, ya lagi dipikirkan, anggarannya ada tetapi kan realisasinya tidak segampang itu,” kata Zainuri, dilansir dari kompas.com. “Mungkin Insya Allah lah kalau semakin cepat kami punya asrama sendiri, tempat latihan sendiri, dan lainnya itu lebih bagus,” sambung dia.

Selain membuat sarana latihan sendiri, manajemen juga ingin terus mengembangkan program pembinaan melalui akademi Persib. Zainuri menyebut, program pembinaan akademi Persib akan terus dikembangkan, mengikuti permainan sepak bola. Bahkan, saat ini, Persib juga sudah memiliki akademi sepak bola putri. “Ini juga program besarnya Persib dari mulai putri, senior, akademi, diklat, semua ada hampir lengkap,” tutur mantan Pangdam III Siliwangi itu. Terkait akademi Persib Putri, General Manager (GM) Akademi Persib, Yoyo S Adiredja menyebutkan program pembentukan akademi tersebut sudah terbentuk pada akhir 2019, dan akan berjalan secara efektif pada awal 2020.

“Januari sudah jalan, ketika melihat seri pertama di Sleman liga 1 Putri sudah jalan, kami juga harus membuat mesin untuk mencetak pemain yang kami bina,” kata Yoyo. “Kalau untuk program, kami hanya menduplikasi apa yang sudah dilakukan di akademi tim putra,” sambung dia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan