Disdik Jabar Upayakan Perbaikan Pelaksanaan PPDB

Menurutnya, lima poin tersebut, yakni pertama sosialisasi. Sosialisasi harus segera dimulai sejak Januari 2020 dan ini dilakukan kepada orang tua siswa sekolah menengah pertama (SMP). Kedua, pendaftaran PPDB berlangsung secara online, bahkan pendaftaran bisa dilakukan melalui SMP/MTs. siswa bersangkutan.

”Kita berharap, siswa tidak lagi datang ke sekolah yang dituju. Mereka sudah terbantu dengan pendaftran online yang dilakukan oleh SMP/MTs. sebelumnya,” ujarnya.

Ketiga, lanjutnya, sistem penerimaan siswa berlangsung dua tahap. Tahap kesatu berupa afirmasi dan zonasi, sedangkan tahap kedua berupa jalur prestasi.

Dua tahap tersebut, menurut Yesa, memberikan kesempatan bagi siswa yang tidak lulus di tahap kesatu untuk mencoba ke tahap dua. Ini memberikan peluang bagi siswa agar masuk ke sekolah yang dituju.

Poin keempat, tambahnya, simulasi pendaftaran yang akan dilakukan lebih cepat.

”Rencananya, jika software sudah benar, pada Februari 2020 akan digelar simulasi pendaftaran. Kita berusaha simulasi ini berjalan lancara karena merupakan tiket masuk mendaftar PPDB,” jelasnya.

”Kelima, pada PPDB 2020 akan melibatkan SMA swasta sebagai aternatif sekolah pilihan bagi yang tidak lulus di SMA negeri. Sehingga, siswa yang tidak lulus diarahkan masuk ke sekolah swasta terdekat sesuai dengan zonasi,” imbuhnya.(dsdkjbr/ziz)

UPAYAKAN PERBAIKAN: Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Pelaporan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edi Purwanto menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan untuk perbaikan pelaksanaan PPDB 2020.

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan