oleh

Fikran Fattah Lawan Sakit di Punggungnya Demi Rebut Tiket All-Star 

SURABAYA – Perjuangannya Fikran Fattah untuk sampai di Surabaya dan mengikuti Honda DBL Camp 2019 tidaklah mudah. Campers ini power forward SMAN 2 Bandung. Sebelum mengikuti kompetisi Honda DBL 2019 dan dinobatkan sebagai first team, Fikran harus melawan sakit punggung yang dideritanya.

”Aku kan punya postur yang tinggi, sedangkan waktu SD aku punya kebiasaan bungkuk. Waktu di kelas aku suka tiduran membungkuk juga di meja,” kata Fikran.

Kebiasaan dari kecil itu membuat punggungnya sering merasakan nyeri. Hingga puncaknya satu bulan sebelum kompetisi Honda DBL. Fikran sangat merasa kesakitan dan sempat izin seminggu dari sekolahnya untuk menjalani pengobatan.

Denagan keadaan punggung yang nyeri dan membenjol tak memungkinkan untuk Fikran membela sekolahnya. Dia akhirnya menjalani pengobatan serius dari berbagai dokter.

”Berkat usaha, kesabaran dan doa orang tua serta teman-teman, aku akhirnya bisa sembuh walaupun masih ada benjolan di punggungku. Aku senang karena banyak yang peduli sama aku dan mengingatkan aku untuk nggak bungkuk lagi,” ujarnya.

Akhirnya Fikran bisa kembali membela sekolahnya di kompetisi Honda DBL 2019 West Java Series. Permainan apik pun mengantarkan namanya masuk dalam daftar first team West Java Series.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga