”Dari awal kami sudah mempersiapkan kalau pertandingan hari ini tidak akan mudah dan melelahkan. Kunci kemenangan kami, yaitu lebih percaya dengan partner dan memperbanyak komunikasi di lapangan,” ujar Praveen.
Meskipun demikian, dia mengakui jika lawan yang mereka hadapi dalam pertandingan hari itu merupakan pasangan yang tangguh. Oleh karenanya, bersama Melati, dia terus berjuang hingga gim terakhir. ”Pasangan China itu merupakan pemain yang bagus, karena kami sempat terkejar di gim ketiga. Tapi kami berusaha terus fokus. Sebelum menyentuh angka 21, kami tidak mau menyerah,” tutur Praveen.
Sementara itu, senada dengan Praveen, Melati mengaku senang bisa memenangi laga final turnamen bulu tangkis level Super 750 itu untuk meraih gelar juara kali pertama bersama Praveen.
Baca Juga:Poros Kementerian di Luar Koalisi Pilpres Sah Sajae-Paper Jabar Ekspres Edisi 22 Oktober 2019
“Pastinya kami senang sekali, apalagi ini merupakan gelar juara kami yang pertama setelah satu tengah tahun berpasangan. Kami akhirnya bisa membuktikan di lapangan kalau kami bisa,” ungkap Melati. (fin/ful/adk/jpnn)
