Program Citarum Harum Banyak Kemajuan

Program Citarum Harum Banyak Kemajuan
BERKOLABORASI: Gubernur Jawa Barat yang juga Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Ridwan Kamil, saat membuka Lokakarya Dua Tahun Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum di Hotel Mason Pine, Kab. Bandung Barat, Rabu (9/10).
0 Komentar

Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI Tb. Haeru Rahayu mengatakan, dalam lokakarya ini, akan dikemas dari 13 program penanganan menjadi enam quick-win.

Menurut Haeru, yang terpenting dari lokakarya ini adalah tindak lanjut yang perlu dilakukan ke depan untuk mempercepat program penanganan Citarum.

“Hasil (lokakarya) nanti besok pagi masing-masing akan dipresentasikan. Yang paling pokok adalah bagaimana tindak lanjut atau langkah ke depan setelah itu dengan amunisi yang dimiliki. Amunisi bukan hanya uang saja, tapi personil, dukungan infrastruktur,” katanya.

Baca Juga:Rideventour Indonesia Crossborder 2019 Motorcycle Odyssey, Bukan Sekedar TouringTipping Fee Legok Nangka Disepakati

Haeru mengaku, salah satu persoalan semenjak dua tahun program Citarum Harum berjalan adalah masalah koordinasi. Selain itu, Satgas juga ingin mengubah mindset masyarakat terhadap persoalan lingkungan yang ada.

“Yang belum maksimal itu koordinasi. Kami saat ini sedang mendorong bagaimana koordinasi pemda kabupaten/kota yang masih sangat lemah,” ucapnya.

“TNI tidak akan selamanya mengawal ini. One day kan TNI akan kembali ke baraknya, jadi perubahan mindset masyarakat juga menjadi persoalan,” imbuhnya.

Meski begitu, Haeru optimisti program penangangan Citarum akan berjalan maksimal dan membuahkan hasil. “Optimisnya masih ada repons yang positif ketika kita berkomunikasi dengan kementerian/lembaga, LSM, dan lainnya,” kata Haeru mengakhiri. (mg1/yan)

0 Komentar