Hasan mengungkapkan dalam catur gajah ini pemain dilatih agar bertanggungjawab atas segala strategi yang dijalankan. Hal inilah yang menempa pemain, khususnya anak-anak dalam mematangkan jiwa kepemimpinan.
“Karena perbedaannya di xiang qi yang tertinggi panglima atau jenderal jadi yang memainkan raja. Filosofinya itu akan berubah karena merasa bertanggungjawab, makanya jiwa kepemimpinan yang timbul dari main xiang qi,” katanya. (rls/yan)
