“Pada usia 29 tahun saya telah menekuni bidang ini, saya percaya bahwa perilaku daur ulang harus diajarkan dari tahap awal untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab mereka,” katanya.
Eko berharap di masa depan akan semakin banyak acara yang diadakan oleh Trinseo dalam mendidik anak-anak dalam mengolah limbah dari styrofoam.
“Semoga Trinseo kedepannya rutin mengadakan kegiatan-kegiatan seperti sekarang ini dalam mendidik anak-anak untuk menciptakan sesuatu yang lebih berharga dengan Styrofoam bekas,” pungkasnya. (rls/drx)
