oleh

Kohati HMI Bandung Peringati Kematian Munir dan Matinya HAM

Menurutnya, memeringati kematian Munir juga bisa menyalakan api kemanusiaan masing-masing.

Alhamdulillah ada beberapa polisi yang ikut bergabung dan membantu kita membagi-bagikan bunga kepada pejalan kaki,” ujarnya.

Dia berharap, aksi peringatan Munir ini tak sekedar kegiatan ceremonial saja, namun bisa menjadi salah satu pendidikan kepedulian terhadap kemanusiaan.

”Kami juga berharap semua unsur dapat terlibat untuk peduli pada kemanusiaan. Saya yakin bapak-bapak polisi ini akan ikut andil untuk juga mendorong penyelesaian kasus Munir dan pelanggaran HAM yang lainnya,” harapnya.

Baca Juga:  6 Khasiat Luar Biasa dari Kentos Kelapa

Dalam kesempatan itu juga, Fatimah mengaku, Kohati HMI Cabang Bandung dengan paradigma keislaman dan Keindonesiaan, memberi penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Munir. Dengan berbagi bunga dan kartu kenangan.

”Kami berharap kematian Munir akan mewujudkan Indonesia yang adil, dan masyarakat mempunyai perasaan yang sama bahwa kelak Indonesia sudah adil,” tegasnya.

Ke depan, dia berjanji jika Kohati HMI Cabang Bandung akan terus ikut merespon isu-isu kemanusiaan. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan terus berusaha keras mendorong kader-kader perempuan terbaiknya untuk ikut mengadvokasi kelompok masyarakat tertindas dan terpinggirkan.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Sukabumi, Getaran Hingga Bandung Raya sampai Kabupaten Serang!

”Kami juga mengajak semua elemen untuk mengambil bagian dan tanggung jawab ini, terlepas dari apa pun profesi dan di institusi mana pun ia bekerja. Kami yakin, dengan menolak pembunuhan kami telah menjadi perempuan yang baik. Kami mengutuk pembunuhan dengan alasan apa pun, karena suatu saat nanti kami lah yang akan melahirkan kehidupan,” pungkasnya. (mg4/ziz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga