Aktor-Aktor Pembisik Atur Siasat

Aktor-Aktor Pembisik Atur Siasat
BERIKAN PENDAPAT: Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media mengenai rencana adanya rekonsiliasi pasca penetapan keputusan MK bersama lawan politik untuk kemajuan bangsa dan negara.
0 Komentar

Lagipula, tuturnya, menam­bah parpol koalisi akan berat untuk Jokowi-Maruf. “Karena memang DNA-nya berbeda, apalagi PKS dengan pemerin­tahan pak Jokowi ini,” lanjutnya. Namun, bisa saja beberapa parpol seperti Demokrat dan PAN masuk, tentu dengan satu syarat. Jokowi harus mam­pu meyakinkan partai pendu­kungnya bahwa bergabungnya kedua parpol itu adalah yang terbaik bagi bangsa.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, sekarang istilahnya sudah bukan lagi koalisi peme­nangan. “Tapi adalah sebuah kerjasama dalam rangka terwu­judnya janji-janji kampanye presiden untuk kemajuan Indo­nesia raya kita,” terangnya.

Dibandingkan 2014, tutur Hasto, saat in koalisi pemerin­tah memang sudah jauh lebih baik dan stabil untuk menyo­kong kerja pemerintahan. Karena dukungan di parlemen mencapai 61 persen. Apalagi sudah tidak ada polemik ka­rena UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) memastikan pemenang pileg akan men­jadi Ketua DPR. Kondisi itu membuat konfigurasi politik menjadi jauh lebih baik.

Baca Juga:Berikan Sinyal untuk AirlanggaPPDB Tingkat SMP di Padalarang Membeludak

Bagaimanapun, ujar Hasto, da­lam sebuah sistem demokrasi perlu ada sikap dari pihak yang berada di luar pemerintahan un­tuk ikut menyehatkan kualitas demokrasi. Sampai saat ini, komu­nikasi antarpartai pun tetap ber­jalan khususnya di parlemen.

Sebagai parpol pendukung utama Jokowi, pihaknya meya­kini struktur kabinet pemerin­tahan ke depan akan lebih ber­basis kualifikasi yang diperlukan. Namun, parpol koalisi yang sudah bersama sejak pencalonan tentu akan ikut menempatkan kadernya di kabinet. “Tetapi ini hak prerogatif dari bapak presi­den,” lanjutnya.

Bila dikaitkan dnegan parpol di luar pemerintahan, selama ini Jokowi termasuk orang yang fleksibel. Pihak-pihak yang ada di luar pemerintahan secara rutin diajak berdialog. Sehingga, tinggal menunggu meomentum kapan hal itu akna terjadi. “Dialog dengan Gerindra, dengan Demokrat, jangan terlalu cepat dimakna­kan sebagai bagi-bagi kursi menteri,” tambahnya.

Sebelumnya usai penyerahan SK penetapan presiden dan wa­pres terpilih, Jokowi sempat menyampaikan kalimat bersayap. “Saya mengajak pak Prabowo Subianto dan pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini,” ucapnya. Dia memnyampaikannya dengan nada datar sehingga sulit untuk menebak arahnya.

0 Komentar