“Selain Bazar Ramadan, ada event NgaBUSburit, Pelayanan Terpadu (Yandu), Pasar Tani Murah dan ‘Talk Show’. NgaBUSburit yang dilaksanakan pada Selasa (28/5/2019) merupakan salah satu perwujudan konsep Pentahelix dengan melibatkan seluruh stakeholder. Selain itu, event tersebut merupakan kegiatan sosial kolaborasi dari beberapa komunitas,” tambah Kepala Disparbud.
Pada kesempatan lainnya di hari yang sama, Pemkab bersama Polres Bandung juga melakukan pemusnahan minuman keras (miras) ilegal. Sebanyak 38.500 botol miras ilegal berbagai merek dan 425 liter tuak dimusnahkan. Sekda Kabupaten Bandung Drs. H. Teddy Kusdiana mengatakan, penyitaan dan pemusnahan tersebut dilakukan sebagai pengimplementasian dari visi dan misi Kabupaten Bandung, yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang religius.
“Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah daerah, dalam memberantas penyalahgunaan miras. Sengaja kita ambil lokasi pemusnahan di pinggir jalan raya Al-Fathu, harapannya dapat disaksikan dan diinformasikan secara langsung kepada masyarakat,” ungkap Sekda Teddy Kusdiana di sela-sela kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 1440 H/2019 M di Dome Balerame dan Pemusnahan Barang Bukti Miras di Jalan Al Fathu Soreang, Selasa (28/5/2019).
Baca Juga:Dalam Jangka Sehari Puluhan Ribu Kendaraan Roda Dua Melintasi CimahiJumlah Zakat di Kota Bandung Terkumpul hingga Rp 42 Miliar
Pada hari Rabu malam (29/5/2019) bupati bersama jajaran Pemkab, para tokoh agama dan masyarakat, melaksanakan i’tikaf di Masjid Agung Al Fathu Soreang. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, kultum, tadarus bersama dan shalawatan yang dipimpin Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Addahlaniyah K.H. Salimul Apip.
Selanjutnya bupati melakukan giat monitoring arus mudik di Pos Induk Dishub di Kecamatan Nagreg, Sabtu (1/6/2019). Bupati menilai, pelayanan petugas untuk memperlancar arus mudik dan balik pada tahun ini, terdapat peningkatan dibanding tahun lalu. Selain dari sisi petugas, Teknologi Komunikasi dan Informasi (ICT) yang digunakan saat ini jauh lebih baik. Selain terkoneksi dengan kepolisian, dishub provinsi dan pusat, masyarakat bahkan dapat mengaksesnya secara langsung.
Sementara itu untuk menyosialisasikan transportasi umum, Pemkab Bandung mengajak masyarakat mudik gratis dengan bus. Pelepasan Mudik Bersama Gratis Tahun 2019 dengan slogan ‘Sabilulungan Salamet, Lancar Aman tur Nyaman’ (Sasalaman) itu dilakukan Asisten Ekjah H. Marlan di Kawasan GBS Soreang, Minggu (2/6/2019). Peserta mudik berjumlah 288 orang, yang terdiri dari 111 anak-anak, 160 orang kelompok usia 17-60 tahun dan 17 orang kelompok usia di atas 60 tahun itu, didominasi karyawan pabrik dan pelaku usaha mikro.
