”Terakhir kemarin 2018 ini anggarannya Rp 10 miliar. Di antaranya untuk membangun amphitheater, mini amphitheater dan Masjid Al-Barokah. Luas masjid itu 300 meter persegi dan bisa menampung lebih dari 200 orang,” ucap Dadang.
Dadang melanjutkan, proses penuntasan revitalisasi akan diupayakan terlaksana pada 2020 mendatang. Sebab, masih ada sejumlah fasilitas utama yang harus diperbaiki seperti lapangan sepak bola, lapangan basket, dan kolam renang.
”Sisanya menyelesaikan amphiteater kalau konstruksinya itu sekitar Rp 6 miliar. Lalu kolam renang, lapang sepak bolan lapang basket kalau dihitung Rp 36 miliar sudah bisa beres. Tapi tanpa monumen yang di atas,” ungkapnya.
Baca Juga:Pelajari 326 Gugatan Sengketa PemiluRamadan Peduli, PWI Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Dadang menuturkan, untuk mengurus area kawasan Taman Tegalega seluas 17 hektar tersebut tak kurang dari 135 orang, yang terdiri dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), petugas kebersihan dan petugas keamanan.
“Keamanan 37 dan PHL petugas kebersihan 80 orang dan pegawai PNS 18 orang itu yang menjaga dan mengelola taman ini,” jelasnya. (mg1/drx)
