Beberapa Kepokmas Naik Harga

Beberapa Kepokmas Naik Harga
MENDATA HARGA:Kepala Disperindag Poppy Hopipah (kanan) bersama Sekda Teddy Kusdiana dan Wakapolres Bandung mendata harga Kepokmas saat meninjau langsung di pasar tradisional Soreang jelang datangnya Bulan Ramadan.
0 Komentar

Sekda, Jelang Ramadan Memastikan Harga dan Stok Kepokmas Aman

SOREANG – Untuk Memas­tikan harga kebutuhan pokok Masyarakat (Kepokmas) Men­jelang datangnya bulan Ra­madhan Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Bandung meninjau pasar tradisional.

Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana bersama dengan Wakapolres Bandung Kompol Mikra Nuddin Syahputra, Ke­pala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Poppy Hopipah dan Kepala Dinas Pangan Dadang meninjau langsung harga di pasar tradisional, Jumat (3/5/2019).

Teddy mengatakan, ada be­berapa kepokmas yang men­galami kenaikan harga. Tapi tidak terlihat signifikan, hanya saja harga bawang putih yang dinilai masih saja melambung, sehingga saat ini yang men­jadi sorotan.

Baca Juga:Asesor Pilar Penting Dalam Pelaksanaan Akreditasi SekolahNasdem Mengkalim Dapat Suara Signifikan

”Kenaikan bahan pokok masih aman, namun setelah dilakukan pemantauan bawah putih agak susah. Sehingga, harganya melonjak. Kami akan konfirmasi ke bulog dan ke distributor dan pemasok, ten­tang stoknya,” jelas Teddy saat ditemui usai melakukan sidak di pasar Soreang.

Menurutnya, kesediaan ba­han pangan lainnya, seperti sembako, ayam, daging dan sayuran lainnya terbilang aman, meskipun ada kenaikan namun tidak signifikan.

”Kita pantau bersama-sama kepokmas, beras, ayam, telur, dan sembako yang lainnya berdasarkan pantauan, distribui masih lancar, stok aman, harga fluktuatif memang ada ke­naikan. Tapi harga beras turun. Kami akan terus memantau secara berkala kenaikan harga kepokmas jelang Ramadhan dan pe­rayaan Idul fitri,” akunya.

Hal yang sama dikatakan Kadisperindag Poppy Hopipah menurutnya, pihaknya me­rasa aman karena jelang Bu­lan Ramadhan harga beras merangkak turun. Yakni harga beras medium yang biasanya Rp. 9.000 perkilogram, kini hanya Rp. 8.500 perkilo­gramnya.

”Kami merasa lega, karena harga beras turun yang me­dium biasanya Rp. 9.000 per­kilogram, hari ini Rp. 8.500 perkilogram. Beras premium yang biasanya Rp. 13.000 per­kilogram, hari ni Rp. 12.500 per­kilogram,” akunya.

Poppy menjelaskan, bebe­rapa harga bahan pokok yang naik diantaranya, minyak goreng yang naik hingga Rp. 500, gula putih Rp. 1.000, hingga yang paling tinggi ya­kni bawang putih byang naik hampir 100 persen dari harga Rp. 30.000 perkilogram, hari ini Rp. 60.000 perkilogramnya

0 Komentar