Pemilu Serentak Perlu Evaluasi

Pemilu Serentak Perlu Evaluasi
GELAR PLENO : Jajaran KPU Kabupaten Bandung siap menggelar rapat pleno terbuka yang akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Bandung di pusatkan di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung.
0 Komentar

”Alhamdulillah, di tengah-tengah puluhan TPS Kabu­paten Bandung yang direlo­kasi akibat banjir, tingkat partisipasi pemilih meningkat dibandingkan pemilu sebe­lumnya. Semoga tahapan rekapitulasi ini berjalan aman, transparan dan dapat men­jadi tolak ukur bagi daerah-daerah lain,” akunya.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengungkap, sampai hari ini dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, tercatat tiga kecamatan masih dalam tahap penyelesaian. Hal ter­sebut menurutnya, dikarena­kan masing-masing PPK ha­rus membaca hasil perolehan suara di TPS.

“Kecamatan Dayeuhkolot, Cileunyi dan Baleendah hari ini akan selesai. Kendalanya adalah rekapitulasi dari TPS ini langsung ke PPK, otoma­tis beban di PPK menjadi sangat besar karena harus membaca hasil perolehan suara di tiap TPS. Biasanya kecamatan dengan TPS yang banyak, akan memakan wak­tu lama. Tapi alhamdulillah sesuai dengan prediksi, 10-11 hari sejak pelaksanaan pe­milu, perhitungan sudah bisa diselesaikan,” ungkap Agus.

Baca Juga:BPJS Kesehatan Sukses Gelar Rekonsiliasi IWP se-Jawa BaratListrik di Setiap Rumah Akan di Audit ICA

Agus menjelaskan, rekapi­tulasi akan terbagi ke dalam dua panel. Masing-masing panel terdiri dari 8 PPK, dan maksimal akan selesai pada tengah malam.

”16 PPK akan selesai rekap hasil sehari ini sampai tengah malam nanti. Sedangkan 15 PPK lainnya dijadwalkan be­sok. Hari Rabu 1 Mei, kita upayakan sudah proses ad­ministrasi, baik itu penggan­daan kemudian tanda tangan dan penyerahan dokumen, kita harapkan seperti itu,” jelasnya.

Terkait potensi perbedaan pendapat dengan saksi, ia menilai semuanya ada aturan­nya (rule of game). Pihaknya memastikan hal-hal yang tidak sinkron dapat diselesaikan dalam mekanisme rapat pleno tersebut.

“Dari informasi yang kami terima per tanggal 26 April 2019, di Indonesia tercatat 326 petugas meninggal. Semen­tara di Jawa Barat tercatat 96 meninggal dan 291 orang sakit. Kami jajaran KPU turut ber­bela sungkawa, semoga kelu­arga korban diberikan keta­bahan,” pungkasnya. (yul/rus)

0 Komentar