”Alhamdulillah, di tengah-tengah puluhan TPS Kabupaten Bandung yang direlokasi akibat banjir, tingkat partisipasi pemilih meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya. Semoga tahapan rekapitulasi ini berjalan aman, transparan dan dapat menjadi tolak ukur bagi daerah-daerah lain,” akunya.
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengungkap, sampai hari ini dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, tercatat tiga kecamatan masih dalam tahap penyelesaian. Hal tersebut menurutnya, dikarenakan masing-masing PPK harus membaca hasil perolehan suara di TPS.
“Kecamatan Dayeuhkolot, Cileunyi dan Baleendah hari ini akan selesai. Kendalanya adalah rekapitulasi dari TPS ini langsung ke PPK, otomatis beban di PPK menjadi sangat besar karena harus membaca hasil perolehan suara di tiap TPS. Biasanya kecamatan dengan TPS yang banyak, akan memakan waktu lama. Tapi alhamdulillah sesuai dengan prediksi, 10-11 hari sejak pelaksanaan pemilu, perhitungan sudah bisa diselesaikan,” ungkap Agus.
Baca Juga:BPJS Kesehatan Sukses Gelar Rekonsiliasi IWP se-Jawa BaratListrik di Setiap Rumah Akan di Audit ICA
Agus menjelaskan, rekapitulasi akan terbagi ke dalam dua panel. Masing-masing panel terdiri dari 8 PPK, dan maksimal akan selesai pada tengah malam.
”16 PPK akan selesai rekap hasil sehari ini sampai tengah malam nanti. Sedangkan 15 PPK lainnya dijadwalkan besok. Hari Rabu 1 Mei, kita upayakan sudah proses administrasi, baik itu penggandaan kemudian tanda tangan dan penyerahan dokumen, kita harapkan seperti itu,” jelasnya.
Terkait potensi perbedaan pendapat dengan saksi, ia menilai semuanya ada aturannya (rule of game). Pihaknya memastikan hal-hal yang tidak sinkron dapat diselesaikan dalam mekanisme rapat pleno tersebut.
“Dari informasi yang kami terima per tanggal 26 April 2019, di Indonesia tercatat 326 petugas meninggal. Sementara di Jawa Barat tercatat 96 meninggal dan 291 orang sakit. Kami jajaran KPU turut berbela sungkawa, semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” pungkasnya. (yul/rus)
