Sektor Pariwisata Harus Menghasilkan PAD Besar

BANDUNG– Pemkot Bandung berharap industri pariwisata terus berinovasi. Hal itu agar pariwisata Kota Bandung bisa terus ber­kembang dan berkontri­busi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.

Pelaksana Tugas (Plt) Se­kretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna men­gungkapkan, pendapatan dari pajak hotel terus men­galami peningkatan. Pada tahun 2016, Kota Bandung memperoleh Rp 178 miliar. Sedangkan di tahun 2018 mengalami peningkatan hingga mencapai Rp 300 miliar. Sedangkan pendapa­tan restoran, Kota Bandung mampu mencapai Rp 325 miliar pada 2018 lalu.

Sedangkan dari sisi kun­jungan wisatawan, pada tahun 2017 mencapai 6,9 juta orang. Sedangkan pada tahun 2018 meningkat menjadi 7,5 juta orang.

“Luar biasa, ini salah satu bukti bahwa mitra PHRI dan Pemerintah terus terjalin,” tutur Ema pada acara Gemi­lang Ulang Tahun Emas 50 Tahun PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indone­sia) di Hotel Grand Asrilia Jalan Pelajar Pejuang, baru-baru ini.

Ema menyadari, kreatifitas dan inovasi harus menjadi lokomotif pengembangan industri pariwisata. Terlebih lagi, Kota Bandung memiliki banyak lembaga pendidikan baik perguruan tinggi maupun sekolah sekolah kejuruan yang didalamnya mendorong peserta didik untuk terjun dalam wirausaha termasuk didalamnya industri pariwi­sata.

“Saya apresiasi perayaan 50 tahun PHRI yang terus mendo­rong industri pariwisata dan menjadi mitra baik bersama pemerintah. Selama ini PHRI membantu mendongkrak perspektif pendapatan di Kota Bandung.”ujarnya.

“Kota Bandung sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat terus memberikan kontribusi yang baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PHRI Jawa Barat, Herman Muchtar mengatakan, pihaknya sela­lu mendukung program pe­merintah. PHRI siap men­jadi mitra yang baik untuk menyukseskan kabupaten kota di Jawa Barat demi ke­majuan industri pariwisata.

“Kami dukung program pemerintah yang dalam hal ini pariwisata menjadi loko­motif ekonomi dan mempu­nyai peluang cukup besar dari sisi Infrastruktur maupun destinasi,” katanya.

Herman menambahkan, PHRI terus mendorong agar fasilitas seperti hotel dan restoran setiap daerah me­miliki keunikan tersendiri, sehingga mampu mendapat­kan keuntungan bersama.

“Mari terus berinovasi agar target pendapatan tercapai. Kita tingkatkan terus SDM yang lebih baik lagi,” kata­nya. (mg1/drx)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan