Pelaksanaan Pemilu 2019 Sebaiknya Tak Dijadikan Perang Antar Pendukung

Pelaksanaan Pemilu 2019 Sebaiknya Tak Dijadikan Perang Antar Pendukung
PAPARKAN MASALAH: Pengamat politik UIN Sunan GunungDjati sekaligus Dr. Engkos Kosasih (tengah) memaparkan caramendukung calon atau berpolitik yang baik tanpa menghilangkanazas sosial, pertemanan, dan hubungan antara satu sama lain.
Foto: NUR AZIZ/ JABAR EKSPRES
0 Komentar

”Rakyat sedang berpesta, mereka akan menentukan imam yang baik bagi mereka. Kontestan harus sadar, mereka perlu mengedepankan azas profesionalisme,” katanya.

Melihat kontestasi Pilpres 2019 kali ini, Faiz mengaku, bukan pertarungan yang menarik untuk diikuti, terutama oleh mereka generasi milenial. Sebab saat ini terlalu banyak isu SARA dan hoax, terutama di sosial media.

”Itu menandakan pertarungan tidak bergerak pada pertarungan gagasan. Seharusnya mengedepankan ideologi kebangsaan, ini terkesan ikatan sosial tidak dijalankan dengan baik,” pungkasnya. (ziz)

0 Komentar