oleh

Dinkes Hilangkan Intensif Posbindu

CIMAHI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi, mempertanyakan dana stimulan atau insentif triwulan keempat untuk para kader Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang tidak bisa dicairkan.

Anggota Komisi IV DPRD Cimahi, Siti Yanti Abintini mengaku, dana insentif tidak cair tersebut setelah dirinya menerima keluhan dari para kader yang mendapat surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

’’Surat tertangga 31 Oktober 2018 itu berisi tidak dapat dicairkannya dana insentif sehubungan dengan akan dialihkannya dana itu untuk klaim asuransi Jamkesda non Penerima Bantuan Iuran (PBI).”Kata Siti kepada wartawan ketika ditemui di gedung DPRD kemarin. (3/1).

Dia menuturkan, dana PBI ini sebetulnya sangat dibutuhkan bagi para Kader Posbindu, namun tidak bisa cair. Sebab, anggaran pemberian intensif ini dialihkan untuk keperluan lain.

’’Seharusnya bisa saja mengambil solusi yang lain, seperti mengambil dana sosialisasi misalnya,’’ kata Siti.

Politikus dari Partai Persatuan Pembanguna tersebut, dana insentif yang seharusnya didapat para kader hanya Rp 75 ribu per bulan untuk satu orang. Sementara jumlah Posbindu yang ada di Kota Cimahi jumlahnya sebanyak 226. Sehingga, jika dikalikan tiga bulan, totalnya Rp 16.950.0000.

’’Sedangkan selama tiga bulan itu mereka (kader) rutin mengadakan kegiatan,” cetus dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga