Masyarakat Bisa Memilah Informasi

Masyarakat Bisa Memilah Informasi
KONTROL PENYIARAN: Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir (kiri) dengan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, S. Rahmat M. Arifin di Gedung KPI Pusat, Jalan Ir. H Djuanda no. 36, DKI Jakarta, Selasa (13/11).
0 Komentar

Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan, yang tak ka­lah penting, yakni men­sejahterakan masy­arakat. Baik itu di bidang keseha­tan dan pendi­dikan. ”Ya lebih baik di bidang keseha­tan, pendidikan dan tujuannya kan masyarakat yang sejahtera,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia tambahkan, saat ini lebih baik fokus menjalani tugas-tugas menjelang akhir tahun 2019. Misalnya saja mengenai peraturan daerah untuk kesejahteraan juga penghapusan Badan Koordinasi Pe­merintahan dan Pembangunan Wi­layah (Bakorwil).

”Ada empat Bakorwil yang harus kami perhatikan dan pendistribusian tenaga ASN-nya yang berkeadilan penempatannya,” pungkas Syahril.

Baca Juga:CBSC Gelar Mubes Ke-3Jalan Jelegong Kutawaringin Amblas

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Tim Saber Hoax merupakan kebutuhah seiring derasnya informasi yang diterima masyarakat. Tugas tim ini, yaitu mem­verifikasi informasi yang beredar.

Namun, apabila dapat mengang­gangu keamanan dan kondu­sifitas bisa dilanjutkan ke ranah hukum melalui lembaga. ”Ka­rena itu, daripada hanya de­fensif, jadi korban maka harus proaktif. Maka dibentuk tim taktis Jabar Saber Ho­ax,” ujar Emil. (adv/yan/ign)

0 Komentar