”Tapi, menyesuaikan dengan gamelan itu yang susah,” katanya.
Bekal dari Jawa itulah yang kemudian mereka lanjutkan sekembali ke Kiev. Kebetulan, KBRI Kiev punya pelatih tari bernama Puput Ratri Widayani.
Selain itu, mereka belajar bermain gamelan dan angklung serta menjajal berbagai baju adat daerah. Mereka tampak sedikit kesulitan saat memakai jarit, kemben, atau stagen. Tapi, mereka antusias. Kerap diselingi canda tawa tiap kali melihat ada teman yang kerepotan.
Menurut Melnyk, itu semua penting untuk kian menambah wawasan tentang Indonesia. Jadi, tak hanya mengenal Indonesia dari bahasanya. Tapi juga ragam budayanya.
Baca Juga:Industri Jamu Butuh PembinaanPolisi Bakal Selidiki Pemicu Bencana
Dan, dari apa yang dia pelajari dan lihat sendiri tentang Indonesia itu, kemudian dia getok tular-kan ke rekan-rekan dari luar prodi atau keluarga besarnya. Jadi, semakin banyak warga Ukraina yang mengenal Indonesia.(*/c5/ttg)
