Kendati begitu, pihaknya tidak bisa selalu mengawasi perusahaan-perusahaan penunggak pajak. Sebab, petugas pajak sangat minim.
’’Di wiliyah KPP Karees mencakup tiga kecamatan ini, banyak perusahaan bermasalah, sifatnya kita jemput bola, namun bila ada info kami akan segera tindaklanjuti,”kata dia.
Sebelumnya, Rustini selaku karyawan dari PT UJL mengatakan, dalam membayar pajak dia selalu berkomunikasi dengan orang di Kantor Perwakilan Pajak Karees bernama Soni.
Baca Juga:Bupati Ajak Peserta Bermain AngklungGlock 17 Meluncur Hingga 2,3 Km
Dia mengaku, selama ini sudah ada negosiasi terkait pajak dari nominal Rp 1,5 miliar menjadi 500 juta. Akan tetapi, pemilik perusahaan menuduh dia ada main dengan orang pajak. (yan)
