PPDB MAN 2 Kota Bandung Berbeda

BANDUNG — Meskipun pada umumnya Penerimaan peserta didik didik baru (PPDB) sama. Namun, untuk Madrasan Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung memiliki cara sendiri dalam menerima siswa baru.

Ketua bagian Sarana dan Prasarana Yayan Ristaman Jaya mengatakan, pada umumnya PPDB di MAN 2 ini sama. Namun, yang membedakan disini adanya jalur tambahan yaitu jalur no akademis mandiri.

Yayan memaparkan, jalur non akademik mandiri yang diterapkan di MAN 2 mersupakan calon peserta didik yang betul-betul daftar ke MAN 2. Artinya, tidak ada pilihan 1 dan pilihan 2 . Sebab, karakteristik SMA dengan Madrasah Aliyah (MA) itu berbeda.

Yayan memaparkan, MAN 2 tidak membuka pendaftaran secara online. Hal ini, agar seluruh calon siswa dapat mengikuti tes Baca Tulis Alquran (BTQ) secara langsung. Sehingga, ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar seluruh siswa sudah harus sudah mahir membaca quran dan menulis arab.

Kan kalau di MAN selain kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang mana di Madrasah Aliyah selain ada mata pelajaran SMA, terdapat tambahan 5 mata pelajaran agama,ucap Yayan.

Dia menambahkan, Pada jalur mandiri ini BTQ menjadi syarat mutlak untuk bisa diterima di MAN 2. Sehingga, jika tidak lulus maka tidak bisa melanjutkan pendaftaran.
Selain itu, untuk pelaksanaan test lainya adalah kemampuan akademik yang akan dilaksanakan pada 10 Juli sampai dengan 11 Juli 2018. Untuk pengumuman penerimaan pada 12 Juli 2018 pukul 14.00 melalui bisa dilihat melalui Website MAN 2 Kota Bandung.

Nah untuk daftar ulang tanggal 13 Juli sampai dengan 14 Juli 2018,” tutup Yayan.

Ditempat sama, Kepala Madrasah Aliyah H. Asep Encu menagatakan, meskipun MAN 2 adalah sekolah berbasis agama, antusias orang tua untunuk mendaftarkan anaknya mendapat sambutan luar biasa.

Dia mengatakan, untuk PPDB sekarang bisa menerima siswa sesuai dengan petunjuk teknis. Sehingga dapat mengakomodir orangtua sesuai dengan jalurnya.

Sementara itu, salah satu orang tua calon siswa Linda Yani, 42, menuturkan, anaknya sengaja didaftarkan ke MAN 2 agar paham menganai agama islam. Dia lebih memilih MAN ketimbang sekolah umum agar anaknya bisa mengerti dalam pergaulan.

Saya berharap anak saya keagamaannya dan ketaqwaannya lebih meningkat, maklum saja pergaulan zaman sekarang sudah semakin bebas, makanya anak saya tempatkan di MAN 2 ini,” ucap Linda. (job11/yan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan