Ineu: Jaga Kondusifitas Jabar

BANDUNG – DPRD Jawa Barat berharap seluruh masyarakat konsisten menjaga kondusivitas yang telah terbangun selama gelaran Pilkada 2018. Salah satunya, dengan menahan diri terhadap isu-isu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan pasca pelaksanaan pesta demokrasi 27 Juni kemarin.

”Kalau ada pesan-pesan berantai di medsos (media social, Red.) saya harap jangan langsung dipercaya begitu saja. Harus kros cek benar-benar. Mari kita menatap ke depan, pilihan boleh beda-beda tapi pasca pilkada ini kita harus tetap bersatu, jaga persaudaraan,” kata Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari kemarin (3/7).

Ineu mengaku, pihaknya sangat bersyukur selama prosesi Pilkada serentak 2018 dapat berlangsung lancar dan aman. ”Kondusif lah, tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkapnya.

Maka dari itu, ia berterima kasih ke seluruh masyarakat Jabar yang telah antusias memberikan hak pilihnya pada pilkada kemarin. Antusiasme itu ditunjukkan dengan meningkatnya partisipasi pemilih yakni dari 63 persen menjadi 72 persen.

Menurutnya, hal ini merupakan bukti semua pihak terkait sudah melakukan kinerja terbaik. ”Khususnya teman-teman di DPRD Jawa Barat, setiap ada kesempatan menyapa masyarakat kita pasti sampaikan ke masyarakat agar jangan golput,” pungkas Ineu.

Sementara itu, Polda Jabar meningkatkan pengamanan menjelang rapat pleno rekapitulasi suara, di tingkat Kabupaten dan Kota. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, pengamanan di kantor KPU Kabupaten dan Kota akan diperketat.

”Ada pengetatan keamanan, untuk jumlahnya ke Polres masing masing yang menyiapkan,” jelasnya.

Saat ini personel dari masing masing Polres di kota dan kabupaten se Jabar, siaga dalam mengantisipasi adanya aksi protes saat penetapan rekapitulasi suara.

”Ploting personel dari masing masing Polres ditambah pasukan TNI dan BKO dari Polda Jabar,” ujarnya.

Truno menambahkan saat ini, penetapan hasil Pilgub Jabar dan Pilbup serta Pilwalkot di sejumlah kabupaten dan kota, akan diplenokan di tingkat KPU Kabupaten dan Kota.

”Penghitungan suara tingkat kota dan kabupaten akan diplenokan tanggal 4 Juli dan 5 Juli, karena setiap kabupaten dan kota berbeda dalam penetapan rapat pleno rekapitulasi suara, ada yang daerahnya hanya melaksanakan Pilgub Jabar dan juga daerah yang melaksanakan Pilwalkot dan Pilbup,” jelasnya. (bon/rmo/ign)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan