oleh

Tekan Inflasi, Gelar Pasar Murah

BANDUNG – Untuk menekan peningkatan Inflasi di bulan Ramadan Bank Indonesia (BI) menggelar pasar murah di halaman stasion Kiaracon­dong Kota Bandung.

Deputi Bank Indonesia Jawa Barat, Sukarelawati Permana menuturkan, sudah menjadi kebiasaan di bulan Ramadan akan terjadi peningkatan harga kebutuhan pokok. Hal ini, biasanya diakibatkan dari ting­ginya permintaan kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) dibulan Ramadan.

’’Akibat permintaan ini terjadi lonjakan harga sembako dan daging ayam dan kebu­tuhan pokok lainnya,” jelas Sukarelawati ketika ditemui kemarin (4/1).

Baca Juga:  Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap

Untuk meredamnya, BI mengajak kepada seluruh steak­holder untuk turut berparti­sipasi aktif menggelar pasar murah diberbagai tempat.

Bahkan, BI sendiri sudah menghimbau instistusi Per­bankkan di antaranya Bank Jabar, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BCA dan Bulog Jabar untuk menggelar pasar murah jelang Idul Fitri.

”Kami sediakan semua kebutuhan pokok untuk masyarakat Kiaracondong khusunya dan umumnya kota Bandung, dengan harga standar dibawah harga pokok di pasaran,” ucapnya.

Baca Juga:  Kementerian PUPR Bangun Rumah Susun untuk ASN di Bogor

Sukarelawati menambahkan, adanya Inflasi sebetulnya bukan tugas Bank Indonesia saja. Sebab, timbulnya Inflasi sebenarnya melibatkan berbagai komponen perekonomian.

Sehingga, keterlibatan institusi lain untuk membantu sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban masyarakat.

Dalam pasar murah terseut Bulog telah menyedikan bahan pokok dengan harga murah, seperti beras medium Rp. 9.250/1 Kg, beras Premium Pulen Rp. 58.000/5 Kg, Gula Pasir Rp.11.500/kg, minyak goreng Rp.12.000/liter dan tepung terigu Rp.7.000/kg.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga