Sempat Dihebohkan Temuan Mayat, 70 ribu Warga Ikut Mancing

Sempat Dihebohkan Temuan Mayat, 70 ribu Warga Ikut Mancing
YULLY YULIANTI
JADIKAN TEMPAT REKREASI: Panglima Kodam III/Slw Majen TNI Besar Harto Karyawan (kanan) bersama Bupati Bandung Dadang M. Naser berikan keterangan mengenai pelaksanaan lomba mancing mania yang dilaksanakan pada Minggu dengan peserta mencapai 70 ribu orang.
0 Komentar

KATAPANG – Ada peman­dangan berbeda di bantaran sungai Citarum tepatnya di Kampung Cilampeni Kecama­tan Katapang, Kabupaten Bandung. Mulai dari minggu pagi masyarakat berkumpul dibibir sungai untuk melakukan lomba mancing yang diselenggarakan oleh Kodam III/Slw.

Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Ka­ryawan mengatakan, acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian HUT Kodam III/Slw yang ke 72.

Menurutnya, Kodam III/Slw bersama masyarakat berbaur dengan mengadakan kegia­tan mancing mania. Sekaligus, bentuk apresiasi atas kerja prajurit TNI bersama masy­arakat dalam membenahi sungai Citarum.

Baca Juga:Al Ihsan Miliki Ruangan ICU CanggihDukung Hasanah, Sejam Terkumpul Rp 5 M

’’Tercatat sebanyak 72.439 pemancing ikut dalam lomba untuk mendapatkan ikan yang telah disebar oleh panitia se­banyak 20 ton,” jelas Besar ketika ditemui kemarin (3/6)

Dia mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk menga­jak seluruh masyarakat untuk bersama menjadikan sungai tempat rekreasi tempat men­ghibur diri. Sebab, selama ini kondisi Citarum selalu di cap sebagai sungai terkotor di dunia. Namun, pada hari ini dibuktikan bisa digunakan memancing.

Besar mengaungkapkan, kegiatan mancing di Citarum ini akan dijadikan acara rutin di Kecamatan Katapang dan bisa menjadi tempat pariwi­sata masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0609/Kabupaten Bandung, Letkol Arh A. Andre Wira Kurniawan mengatakan, kegiatan ini se­kaligus mengajak masyarakat untuk sadar dan ikut men­jaga lingkungan khususnya di sungai Citarum.

”Dengan adanya kegiatan ini, Kodam III/Siliwangi mengajak masyarakat agar sama-sama menjaga sungai Citarum sesuai dengan hob­by masyarakat Jawa Barat, banyak sekali yang hobby memancing,” jelasnya.

Andre menambahkan, Ikan yang di tebar ada berbagai jenis di antaranya Ikan nila, patin dan lele. Penilaian pun yaitu, ikan yang paling berat, ikan ada pita merah, hitam dan pita putih dengan hadiah hiburan berupa uang takjil, yaitu Rp 500, Rp 750 dan Rp 1 juta.

”Untuk masyarakat yang tidak mendapatkan ikan maka akan mendapatkan doorprice yang totalnya Rp 200 juta, berupa 6 ekor sapi, 10 sepedah motor, 40 sepedah, tv, kulkan dan perlengkapan elektronik lainnya,” jelas dia.

Baca Juga:Pegawai Honda Tanggung Jawab PemdaMaknai Ramadan dengan Empat Pilar Kebangsaan

Pda kesempatan tersebut hadir, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Bupati Bandung Dadang M. Naser yang ikut terjun langsung da­lam kegiatan memancing.

0 Komentar