PPDB Gandeng Provider

Dalam hal ini pihaknya terus mendorong anak usia sekolah di Jawa Barat tetap bersekolah. Ia menyebutkan lebih dari 800 ribu lulusan SMP pada 2018. Namun, kapasitas SMA dan SMK Negeri di Jabar baru se­kitar 250 ribu siswa. Kendati demikian, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program agar anak usia sekolah tetap melanjutkan pendidikan.

”Untuk 2018, PPDB dibuka 2 putaran yaitu jalur non-NHUN yang terdiri dari jalur KETM, , PMG dan ABK, WPS, dan Pre­stasi, yang dibuka pada 4 Juni 2018 dan jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) pada 2 Juli 2018,” jelasnya.

Pendaftaran dilakukan semi­daring. Yakni, calon peserta didik (CPD) datang langsung ke sekolah tujuan dengan mem­bawa berkas sesuai jalur yang dipilih. Nanti, petugas akan memverifikasi dan memasuk­kan data CPD ke dalam sistem. Data pendaftar tersebut dapat dilihat di laman resmi PPDB keesokan harinya.

”Pendaftaran dapat dilaku­kan di sekolah pilihan 1 atau 2 atau kantor cabang dinas. Pendaftaran dicabang dinas ini untuk sekolah pilihan di luar kota atau kabupaten dan tidak menuntut uji kompe­tensi,” terangnya.

Kuota zonasi dalam wilayah Provinsi Jawa Barat adalah 90 persen yang dibagi ke dalam KETM (20 persen), WPS (10 persen), PMK dan ABG (5 persen), Prestasi dan Bakat Istimewa (15 persen), dan NHUN (40 persen). Sedangkan untuk zonasi luar wilayah sebesar 10 persen yang ter­bagi dalam prestasi (5 persen), dan NHUN (5 persen). Jika kuota untuk KETM dan PMG tidak terpenuhi, maka kuota dapat dialihkan ke jalur WPS. Demikian juga jika kuota prestasi di zonasi luar wilayah tidak terpenuhi, dia­lihkan ke jalur prestasi dalam wilayah.

CPD yang tidak lolos di jalur KETM, akan disalurkan ke se­kolah negeri lain yang kuotanya belum terpenuhi. Bahkan pendaftar jalur KETM bersama dengan pendaftar di jalur WPS, PMG, dan Prestasi yang tidak lolos, dapat kembali mendaftar di jalur NHUN.

”Harapannya, tidak perlu lagi ada anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan. Berbagai akses telah kami sediakan di PPDB tahun ini. Semoga dapat berjalan lancar,” ujarnya. (mg1/ign)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan